OTOMOTIFXTRA.COM -- Bagi pemilik mobil, melihat ada tetesan cairan di lantai garasi tentunya pasti panik. Apalagi kalau cairan itu berwarna hitam pekat dan kental alias oli mesin.
Sayangnya, banyak pengendara yang masih menganggap remeh rembesan halus karena mobil dirasa masih enak dipakai.
Padahal, oli bukan sekadar pelumas. Ia punya tugas berat sebagai pendingin suhu mesin sekaligus pelindung komponen dari gesekan (aus).
Begitu oli mulai rembes keluar dari sistemnya, volume pelumas di dalam mesin pasti berkurang.
Efeknya tentu banyak. mulai dari mesin cepat panas, performa loyo, hingga risiko paling fatal yaitu mesin macet alias overhaul yang biayanya bikin kantong jebol.
BACA JUGA:Mobil Baru Datang Jangan Langsung Dipakai, Cek Dulu 5 Hal Penting Ini Sob!
Nah, biar nggak salah langkah, yuk kita bedah 6 penyebab utama oli mobil rembes.
1. Kebanyakan Isi Oli (Overfill)
Mengisi oli melebihi batas maksimal pada dipstick bakal bikin tekanan di dalam ruang mesin melonjak drastis.
Tekanan udara yang terlalu tinggi ini akan mencari jalan keluar dan biasanya bakal menghajar titik terlemah, yaitu seal atau gasket yang sudah mulai berumur.
2. Gasket dan Seal Sudah Minta Jajan
Ini adalah penyakit umum, terutama buat mobil yang sudah berusia di atas 5 tahun atau sering kena macet (stop-and-go).
Gasket dan seal terbuat dari bahan karet atau komposisi khusus yang bisa mengeras seiring waktu karena terpapar panas mesin terus-menerus. Kalau sudah keras atau getas, elastisitasnya hilang dan muncul celah mikro yang bikin oli merembes keluar.
BACA JUGA:Musim Hujan Tiba, Ini 7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek Agar Tetap Aman
3. Baut Pembuangan (Drain Plug) Bermasalah
Sering ganti oli di sembarang tempat? Hati-hati sama baut pembuangan oli. Masalah biasanya muncul kalau baut kurang kencang atau justru terlalu kencang sampai ulirnya rusak (slek).
Selain itu, jangan lupa ganti washer atau ring baut setiap ganti oli. Kalau ring ini sudah pipih atau rusak, jangan harap sambungan baut bisa rapat sempurna.
4. Filter Oli Tidak Terpasang Presisi
Filter oli punya seal karet di bagian pangkalnya. Kalau pemasangannya miring, terlalu longgar, atau justru dipaksa terlalu kencang sampai karetnya terlipat, oli pasti bakal merembes dari sela-sela filter.