“Proses ini secara bertahap memperkuat rantai pasok yang telah ada, dengan mengembangkan kapabilitas manufaktur kendaraan konvensional menjadi mampu memproduksi kendaraan elektrifikasi secara menyeluruh, khususnya HEV,” jelas Bob Azam.
Dengan keterlibatan lebih dari 360.000 tenaga kerja di seluruh rantai produksi, langkah Toyota dan CATL ini dipastikan bakal meningkatkan nilai tambah industri otomotif lokal di mata dunia.