OTOMOTIFXTRA.COM -- GAC Aion resmi memperkenalkan Aion N60 di pasar Tiongkok sebagai amunisi baru di segmen mobil listrik perkotaan. Model ini digadang-gadang jadi penerus Aion Y Plus, meski untuk sementara keduanya masih dipasarkan bersamaan.
Dari segi desain, Aion N60 tetap membawa DNA khas Aion Y Plus, namun tampil lebih segar. Proporsi bodinya unik, sekilas mirip minivan kompak, tapi tetap dikategorikan sebagai SUV.
Ciri khasnya terlihat dari kap mesin pendek, pilar A yang landai, hingga garis atap melengkung dengan buritan ringkas.
Tampilan depan dibuat lebih modern lewat DRL LED memanjang yang dipadukan dengan lampu utama di bagian bawah. Sementara itu, detail seperti gagang pintu semi tersembunyi dan lampu belakang model bar turut disematkan guna menambah kesan futuristis.
BACA JUGA:Keren! GAC Indonesia Sabet Banyak Award Global di Ajang GAC International Partner Conference 2026
Bicara ukuran, Aion N60 punya dimensi panjang 4.615 mm, lebar 1.883 mm, dan tinggi 1.673 mm, dengan wheelbase 2.775 mm.
Masuk ke sektor teknologi, Aion N60 sudah dilengkapi sensor LiDAR dan radar gelombang milimeter 4D. Perangkat ini mendukung fitur Navigate On Autopilot (NOA), yang bisa digunakan baik di jalan kota maupun jalan tol.
Interiornya tampil simpel dan modern. Di balik kemudi terdapat panel instrumen digital 8,88 inci, sementara layar utama berukuran 15,6 inci jadi pusat kontrol yang menjalankan sistem Adigo 6.0.
Salah satu fitur yang jadi daya tarik adalah kursi penumpang depan model zero-gravity. Kursi ini sudah dilengkapi pemanas, ventilasi, hingga fitur pijat, cocok untuk perjalanan jarak jauh.
GAC Aion N60 --Carnewschina
BACA JUGA:Auto China 2026: GAC Group Beberkan Strategi Global, Target Jual 1 Juta Unit Mobil di 120 Negara
Fitur lain yang tersedia antara lain wireless charging 50W dan AC otomatis. Kalau mau lebih lengkap, ada opsi tambahan seperti kulkas mini 6,6 liter, audio 11 speaker, meja lipat, sampai cup holder belakang.
Untuk performa, Aion N60 mengandalkan motor listrik penggerak roda depan dengan tenaga 165 kW atau sekitar 221 dk, serta torsi 205 Nm.
Pilihan baterainya ada tiga, semuanya berbasis LFP, dengan kapasitas berbeda. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 410 km, 510 km, hingga 610 km (standar CLTC).
Akselerasi 0-100 km/jam berada di kisaran 7,9 sampai 8,5 detik, tergantung varian baterai yang dipilih.