Manfaatkan Teknologi Mobil Pintar, BYD Diam-diam Garap Robot Humanoid
Raksasa kendaraan listrik asal Tiongkok itu melihat robot humanoid sebagai peluang baru yang masih berkaitan erat dengan teknologi mobil pintar--CnEVPost
OTOMOTIFXTRA.COM -- Persaingan teknologi di industri otomotif kini tidak lagi berhenti pada mobil listrik dan fitur otonom. Sejumlah pabrikan mulai memperluas langkahnya ke dunia robotika, termasuk BYD yang kini dikonfirmasi sedang mengembangkan robot humanoid.
Raksasa kendaraan listrik asal Tiongkok itu melihat robot humanoid sebagai peluang baru yang masih berkaitan erat dengan teknologi mobil pintar.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Presiden Eksekutif BYD, Li Ke. Ia mengungkapkan bahwa BYD memang tengah menggarap robot humanoid dan menilai sektor ini akan ditentukan oleh tiga faktor utama
Menurut dia, kemampuan manufaktur, perangkat lunak, dan perangkat keras bakal menjadi kunci penting dalam persaingan industri robot humanoid.
BACA JUGA:Jajaki Pasar Eropa, Chery Mau Produksi Mobil di Pabrik Nissan Sunderland
BYD sendiri punya alasan kuat untuk masuk ke sektor tersebut. Li Ke menjelaskan, AI otomotif dan robotika memiliki fondasi teknologi yang mirip.
Keduanya sama-sama membutuhkan kemampuan persepsi, pengambilan keputusan, kontrol gerak, integrasi software, serta rekayasa hardware.
Dengan kata lain, pengalaman BYD dalam mengembangkan kendaraan listrik pintar bisa menjadi bekal untuk membuat robot humanoid.
Secara teknologi, robot humanoid juga memakai banyak komponen yang sudah dikenal di dunia otomotif modern. Sebut saja sensor, aktuator listrik, baterai, platform komputasi, sampai model AI.
Belum lagi kemampuan produksi skala besar dan pengelolaan rantai pasok yang selama ini sudah menjadi kekuatan BYD di industri kendaraan listrik.
Faktor tersebut membuat langkah BYD ke dunia robotika terasa cukup masuk akal. Apalagi pabrikan otomotif punya pengalaman dalam membangun sistem yang membutuhkan presisi, efisiensi, dan standar keselamatan tinggi.
BACA JUGA:Sabuk Pengaman Bermasalah, Ford Recall Ribuan Unit SUV di Negara Ini
Selain itu, Li Ke juga menyebut BYD berpeluang membuat platform terbuka dalam pengembangan robot humanoid.
Dengan pendekatan ini, BYD tidak hanya bisa mengembangkan robotnya sendiri, tetapi juga membuka peluang kerja sama dengan perusahaan robotika lain.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
