OTOMOTIFXTRA.COM -- ByteDance yang dikenal sebagai induk TikTok dikabarkan kepincut untuk terjun ke industri otomotif. Perusahaan teknologi raksasa asal China itu disebut bakal ikut bermain di pasar kendaraan listrik lewat kerja sama dengan Seres Group.
Kolaborasi tersebut akan dijalankan melalui Volcano Engine, platform cloud dan kecerdasan buatan milik ByteDance.
Bersama Seres, mereka tengah menyiapkan brand baru bernama Saidou Technology yang fokus mengembangkan kendaraan listrik pintar.
Kehadiran Saidou bukan sekadar peluncuran merek baru. Brand ini lahir dari proses transformasi Landian, salah satu merek kendaraan yang sebelumnya berada di bawah naungan Seres.
Pada 29 Mei 2026, Chongqing Landian Technology resmi berganti nama menjadi Chongqing Saidou Technology.
BACA JUGA:Changan Deepal S07 Jadi Armada Oprasional Resmi Java Jazz 2026, Ini Fitur Premium yang Bikin Dilirik
Perubahan identitas tersebut dibarengi dengan masuknya investasi segar senilai 6,67 miliar yuan atau setara sekitar Rp15,5 triliun.
Nilai investasi yang besar ini menunjukkan bahwa Saidou diproyeksikan menjadi pemain penting dalam strategi jangka panjang Seres dan ByteDance di sektor kendaraan listrik.
Menurut sejumlah sumber industri otomotif China, Saidou saat ini sedang menyiapkan model pertama yang ditargetkan meluncur dalam waktu dekat.
Mobil tersebut diperkirakan hadir dalam format crossover, segmen yang sedang populer karena menawarkan kombinasi kenyamanan sedan dan kepraktisan SUV.
Tak hanya itu, calon mobil perdana Saidou disebut akan tersedia dalam dua pilihan teknologi elektrifikasi.
BACA JUGA: Jeep Wrangler Jadi Kendaraan Operasional Ajang myBCA International Java Jazz Festival 2026
Konsumen nantinya dapat memilih versi Battery Electric Vehicle (BEV) sebagai mobil listrik murni atau Extended-Range Electric Vehicle (EREV) yang mengandalkan motor listrik dengan mesin tambahan sebagai penyuplai daya baterai.
Seluruh proses produksinya akan dilakukan di fasilitas Seres Phoenix yang kini tengah menjalani peningkatan teknologi dan modernisasi lini produksi.
Menariknya, Saidou akan mengambil jalur berbeda dibandingkan merek lain milik Seres. Jika Aito mengandalkan teknologi pengemudian pintar dari Huawei, Saidou justru akan menjadikan kecerdasan buatan milik ByteDance sebagai nilai jual utama.