Chongqing Landian Technology merupakan anak perusahaan Seres Group. Dari restrukturisasi tersebut, lahir entitas baru bernama Saidou Technology.
Langkah ini juga dibarengi suntikan modal besar senilai 6,67 miliar yuan atau sekitar 952,9 juta dolar AS dari sejumlah investor. Salah satu investor utamanya adalah Wending Investment, lengan investasi strategis CATL.
Saidou Siap Luncurkan Merek Mobil Baru
Spekulasi makin kuat setelah Saidou Technology disebut akan meluncurkan merek mobil baru pada 9 Juni.
Saidou dan Seres menyebut entitas baru ini akan mengeksplorasi kemungkinan kendaraan yang ditentukan oleh AI.
Pernyataan tersebut membuat banyak pihak menduga mobil baru Saidou akan membawa integrasi teknologi AI yang cukup besar.
Namun, setelah bantahan ByteDance, dugaan itu mulai lebih jelas arahnya. Mobil baru Saidou kemungkinan hanya akan memakai dukungan teknologi dari ekosistem ByteDance, seperti Volcano Engine dan Doubao AI.
BACA JUGA:Chery Resmi Buka Dealer 3S Baru di Bandung, Lini Produk Komplit dari ICE Sampai EV
Fokusnya ke Kokpit Pintar, Bukan Produksi Mobil
ByteDance selama ini memang lebih memilih fokus pada teknologi kabin interaktif.
Perusahaan tersebut tidak terlihat agresif masuk ke bisnis manufaktur kendaraan atau teknologi pengemudian otonom.
Strategi ini cukup masuk akal, mengingat mobil modern kini tidak hanya mengandalkan performa mesin, baterai, atau jarak tempuh.
Fitur software, sistem hiburan, asisten suara, dan pengalaman digital di dalam kabin juga menjadi nilai jual penting.
Karena itu, ByteDance masih punya peluang besar di industri otomotif tanpa harus memproduksi mobil sendiri. Perannya lebih cocok sebagai pemasok teknologi AI dan kokpit pintar untuk kendaraan masa depan.