"Prestasinya tahun ini adalah pembuktian mampu fighting dengan pembalap-pembalap papan atas World Supersport termasuk rider elit dari ajang Moto2. Skill Aldi Satya Mahendra teruji nyata sudah kompetitif mencapai level tersebut," pungkas Wahyu.
Menurut Wahyu, kelebihan utama Aldi musim ini adalah proses adaptasinya yang kilat di atas motor baru berspesifikasi mesin tiga silinder, Yamaha R9.
Dia beradaptasi dengan cepat lalu memaksimalkan performa yang menghasilkan podium membanggakan. Result di Misano berpengaruh signifikan buat peringkat klasemen, kami optimis dia akan meningkatkan posisi saat musim berakhir di Oktober nanti," jelasnya.
BACA JUGA:Bikin Bangga! Aldi Satya Jadi Pembalap Indonesia Pertama Raih 5 Besar di World Supersport
Menatap Sisa Musim 2026 dengan Mentalitas Juara Dunia
Dengan modal mental bertarung yang makin matang dan tingkat confidence yang lagi tinggi-tingginya, Aldi Satya Mahendra kini menatap sisa musim balap 2026 dengan mode menyerang penuh, Sob.
"Setelah mendapatkan dua podium di Phillip Island dan Misano, saya ingin mengulangnya lagi pada seri-seri berikutnya. Saya berada dalam spirit tinggi untuk bertarung mencapai hasil memuaskan sampai akhir musim nanti," tutup Aldi penuh semangat.
Konsistensi El Dablek di sirkuit Eropa diharapkan bisa terus terjaga sampai bendera finis terakhir berkibar di bulan Oktober mendatang. Yuk, kita gaungkan dukungan buat Aldi Satya Mahendra agar lagu Indonesia Raya bisa berkumandang di podium-podium selanjutnya!