Awas, Ini Efek Paksa Mobil Listrik Jalan dengan Baterai Nyaris Kosong

Awas, Ini Efek Paksa Mobil Listrik Jalan dengan Baterai Nyaris Kosong

Meski mobil masih bisa berjalan, memaksanya terus melaju saat daya sudah kritis bukan kebiasaan yang bagus, Sob.--CSI

OTOMOTIFXTRA.COM – Membiarkan baterai mobil listrik sampai nyaris kosong memang terasa sepele, apalagi kalau indikator masih menunjukkan ada sedikit sisa daya. Namun, Sobat sebaiknya jangan menjadikan kondisi tersebut sebagai kebiasaan.

Berbeda dengan mobil bermesin bensin yang masih bisa diisi bahan bakar dalam waktu relatif singkat, mobil listrik sangat bergantung pada kondisi baterai untuk menggerakkan motor penggerak. Saat state of charge (SoC) semakin rendah, mobil biasanya mulai membatasi performanya agar sistem baterai tetap terlindungi.

Jadi, kalau indikator baterai sudah berada di level bawah, jangan malah memaksakan mobil terus berjalan hanya demi mencari jarak tambahan.

Tenaga Mobil Bisa Loyo

Salah satu efek yang paling terasa ketika baterai mobil listrik sudah sangat rendah adalah performa kendaraan yang mulai berubah.

Mobil bisa masuk ke mode pembatasan tenaga. Respons akselerator terasa lebih lambat, kemampuan berakselerasi berkurang, bahkan kecepatan kendaraan dapat dibatasi pada kondisi tertentu.

Hal tersebut bukan berarti mobil mengalami kerusakan. Sistem manajemen baterai atau Battery Management System (BMS) memang dirancang untuk mengawasi kondisi baterai sekaligus menjaga komponen di dalamnya tetap bekerja pada batas aman.

Departemen Energi Amerika Serikat menjelaskan bahwa sistem kendaraan listrik memantau sejumlah parameter penting, termasuk tegangan, arus, temperatur, dan tingkat pengisian baterai. Sistem pengendali juga mengatur aliran energi menuju motor listrik.

BACA JUGA:Hongqi House Mampang Jadi Gerai Pertama Hongqi di Indonesia, Usung Konsep Hospitality Premium

Jangan Tunggu Sampai Mobil Benar-benar Berhenti

Indikator 0 persen pada mobil listrik juga tidak selalu berarti seluruh energi yang secara fisik tersimpan di dalam baterai benar-benar sudah habis. Produsen biasanya menyediakan batas perlindungan tertentu agar baterai tidak dipaksa bekerja sampai kondisi yang berpotensi merusak sel.

Meski begitu, bukan berarti Sobat boleh menganggap angka tersebut sebagai cadangan perjalanan tambahan.

Ketika kapasitas yang tersedia sudah sangat rendah, mobil dapat semakin membatasi tenaga. Jika tetap dipaksa berjalan, pada akhirnya kendaraan bisa berhenti karena daya yang tersedia untuk sistem penggerak sudah tidak mencukupi.

Masalahnya, kondisi seperti ini bisa terjadi di lokasi yang tidak ideal. Misalnya saat mobil sedang berada di jalan tol, tanjakan, area minim penerangan, atau jauh dari fasilitas pengisian daya.

BACA JUGA:Mumpung Ada Promo! Servis Motor Honda di AHASS Dapat Potongan Jasa hingga Rp20 Ribu

Baterai Juga Tidak Suka Dipaksa di Kondisi Ekstrem

Baterai mobil listrik memiliki sistem pengelolaan yang cukup kompleks. Selain mengatur distribusi energi, sistem tersebut juga memperhatikan temperatur dan kondisi sel baterai.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya