Untuk memastikan apakah rack steer benar-benar rusak atau hanya komponen pendukungnya saja yang aus, Suzuki menyarankan pemilik mobil melakukan pengecekan berkala ke bengkel resmi.
Sebab, mekanik akan melakukan diagnosis menyeluruh pada beberapa titik krusial di sistem kemudi, meliputi:
- Rack steer unit (bagian housing & internal gear)
- Tie rod end & inner tie rod
- Ball joint & steering linkage
- Sistem power steering (pengecekan kondisi oli & jalur tekanan)
- Karet boot (dust cover) rack steer
- Steering column & steering rack mounting
Lewat pemeriksaan yang detail ini, sumber masalah keluhan setir oblak atau bunyi bisa ketahuan secara akurat.
BACA JUGA:AHASS Jakarta-Tangerang Tebar Promo SEJIWA, Servis Matic Honda Jadi Makin Terjangkau!
Berapa Estimasi Biaya Perbaikannya?
Soal biaya, penanganannya tentu akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan komponen. Kabar baiknya, tidak semua gejala rack steer rusak harus diganti segelondong baru yang harganya lumayan menguras dompet.
Pada beberapa kasus ringan, proses kalibrasi atau perbaikan komponen tertentu masih bisa mengembalikan fungsinya secara normal. Suzuki sendiri menjamin ketersediaan suku cadang asli dengan harga yang tetap kompetitif.
“Mengacu pada buku pedoman perawatan berkala kendaraan Suzuki, sistem kemudi akan selalu diperiksa pada setiap jadwal servis berkala. Teknisi Bengkel Resmi kami akan memberitahu konsumen apabila menemukan kejanggalan, dan memberikan rekomendasi paling sesuai.” tutup Hariadi.