Suzuki Ingatkan Pentingnya Perawatan Rack Steer, Jangan Tunggu Setir Mobil Terasa Oblak!
Rack steer mobil berperan menjaga kemudi tetap stabil dan presisi. Kenali gejala kerusakannya agar tidak merembet ke kaki-kaki--SIS
OTOMOTIFXTRA.COM -- Saat melakukan perawatan mobil, kebanyakan pemilik kendaraan hanya fokus pada area mesin, ban, atau sistem pengereman. Padahal, ada satu komponen vital di sistem kemudi yang punya peran besar terhadap stabilitas berkendara, yaitu rack steer.
Seringkali karena letaknya yang sembunyi di area kaki-kaki, kondisi rack steer luput dari perhatian. Padahal seiring intensitas pemakaian, seringnya melewati jalan rusak, hingga kebiasaan menghantam lubang dengan kecepatan tinggi bisa bikin komponen ini cepat 'kena'.
PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) juga mewanti-wanti para pemilik mobil untuk lebih peka terhadap gejala awal kerusakan rack steer sebelum kerusakannya merembet dan bikin kantong jebol.
BACA JUGA:Ini Deretan Ide Mobil Masa Depan Karya Anak Bangsa di Toyota Dream Car Art Contest ke-19
Fungsi Vital Rack Steer yang Kerap Diabaikan
Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), menjelaskan bahwa rack steer adalah jembatan utama yang meneruskan putaran dari setir menjadi gerakan pada roda depan.
"Saat bekerja optimal, komponen ini membantu pengemudi memperoleh kendali arah secara stabil, presisi, dan responsif dalam berbagai kondisi jalan,” bebernya.
Kebalikannya, kalau rack steer sudah mulai aus atau oblak, efeknya langsung terasa pada kualitas kontrol mobil. Setir bakal terasa kurang presisi, arah mobil gampang melenceng, dan mobil terasa melayang di kecepatan tinggi.
BACA JUGA:The New Audi Q5 Sportback District Green, SUV Premium Buat yang Suka Mewah Tapi Tetap Kalem
Ciri-Ciri Rack Steer Mobil Mulai Minta Jajan
Nah, biar enggak terlambat, ini dia beberapa gejala awal yang bisa Sobat rasakan langsung dari balik kemudi saat rack steer mulai bermasalah:
Setir Ogah Balik: Setelah mobil belok, setir terasa malas atau tidak kembali ke posisi lurus secara sempurna.
Mobil Lari-Larian: Saat melaju di jalan lurus, arah kendaraan terasa kurang presisi dan cenderung 'membuang' ke kanan atau kiri.
Muncul Bunyi Asing: Terdengar bunyi jedug-jedug atau ketukan dari area kolong bawah mobil saat melewati jalanan keriting atau tidak rata.
Putaran Kemudi Berat: Respons setir terasa berat, kaku, atau terasa tidak konsisten saat diputar.
Kalau mobil kesayangan Sobat sudah menunjukkan tanda-tanda di atas, jangan ditunda lagi. Pemeriksaan sejak dini bisa mencegah kerusakan merembet ke komponen kaki-kaki lainnya.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
