Biar Nggak 'Kena Zonk' di Bengkel, Ini Hal yang Wajib Ladies Pahami Saat Servis Motor
Biar nggak kena zonk di bengkel, Ladies wajib tahu komponen motor yang dicek saat servis berkala agar tetap aman, irit, dan performanya terjaga.--YIMM
OTOMOTIFXTRA.COM -- Motor sudah jadi kendaraan andalan banyak perempuan untuk berangkat kerja, kuliah, sampai sekadar jalan bareng teman. Tapi urusan servis masih sering dianggap sepele.
Banyak yang datang ke bengkel hanya saat motor mulai rewel. Padahal, kalau servis dilakukan rutin, kerusakan bisa dideteksi lebih awal sehingga biaya perbaikannya juga tidak sampai bikin kantong jebol.
Nggak kalah penting, memahami proses servis juga bikin Ladies lebih percaya diri saat berada di bengkel. Jadi, tidak asal mengiyakan semua rekomendasi penggantian komponen tanpa tahu kondisinya.
“Melalui edukasi ini, kami ingin membantu pelanggan, khususnya pengendara wanita, agar lebih memahami cara merawat kendaraan pribadinya. Di Bengkel Resmi Yamaha, setiap servis didukung Service Advisor yang komunikatif, teknisi profesional, dan teknologi berstandar pabrikan untuk membantu pelanggan memahami kondisi motornya serta memastikan perawatan yang tepat,” ujar Hendra, Assistant General Manager Service, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.
Servis Motor Itu Lebih dari Sekadar Ganti Oli
Masih banyak yang mengira servis identik dengan ganti oli. Faktanya, proses servis berkala jauh lebih lengkap karena teknisi juga akan mengecek berbagai komponen yang berkaitan dengan performa dan keselamatan berkendara.
Mulai dari kondisi rem, ban, tekanan angin, aki, lampu, busi, filter udara, oli mesin, oli gardan pada motor matik, sampai sistem CVT yang berpengaruh pada tarikan motor.
Lewat pengecekan menyeluruh, potensi kerusakan bisa diketahui sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Jangan Abaikan Gejala Kecil pada Motor
Motor sebenarnya sering memberi tanda saat kondisinya mulai tidak prima.
Misalnya suara mesin terdengar lebih kasar, akselerasi terasa berat, muncul getaran yang tidak biasa, konsumsi BBM menjadi lebih boros, atau lampu indikator di panel instrumen menyala.
Kalau sudah muncul gejala seperti itu, sebaiknya jangan ditunda. Semakin cepat diperiksa, semakin kecil kemungkinan kerusakan merembet ke komponen lain.
BACA JUGA:Ratusan Biker MAXI Yamaha 'Geruduk' Kuningan, Touring 300 Km Sambil Selami Budaya Lokal
Kesalahan yang Masih Sering Dilakukan Pengendara
Ada beberapa kebiasaan yang tanpa sadar justru membuat biaya perawatan motor menjadi lebih mahal.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
