TVS Indonesia Sabet Sertifikasi Platinum CII GreenCo Lite Berkat Manufaktur Ramah Lingkungan

Jumat 19-06-2026,21:05 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

KARAWANG, OTOMOTIFXTRA.COM -- Isu ramah lingkungan kini tidak lagi hanya menjadi urusan kendaraan listrik atau teknologi mesin yang lebih irit bahan bakar.

Di balik proses lahirnya sebuah sepeda motor, cara pabrik bekerja juga mulai menjadi perhatian penting. Mulai dari penggunaan energi, pengelolaan air, pengurangan emisi, sampai pengolahan limbah, semuanya ikut menentukan seberapa serius sebuah produsen otomotif menjalankan prinsip keberlanjutan.

Langkah inilah yang kini diperkuat PT TVS Motor Company Indonesia.

Pabrikan roda dua asal India tersebut berhasil meraih Platinum Rating dari CII GreenCo lite Certification, sebuah pengakuan atas penerapan praktik manufaktur ramah lingkungan di fasilitas produksinya.

Sertifikasi ini diberikan oleh Confederation of Indian Industry (CII) melalui Sohrabji Godrej Green Business Centre.

BACA JUGA:TVS Callisto 125 Dapat Sentuhan Warna Baru, Makin Keren dan Kekinian

Bukan Sekadar Produksi Motor

Pencapaian ini menjadi salah satu bukti bahwa TVS Indonesia tidak hanya fokus menghadirkan produk untuk pasar roda dua.

Lebih dari itu, perusahaan juga mulai menempatkan aspek lingkungan sebagai bagian penting dalam ekosistem operasional pabrik.

Dalam industri otomotif modern, efisiensi produksi memang penting. Namun, efisiensi tersebut juga perlu berjalan berdampingan dengan tanggung jawab terhadap lingkungan.

Lewat raihan GreenCo Platinum, TVS Indonesia dinilai mampu menjalankan pendekatan yang lebih menyeluruh dalam proses manufaktur.

BACA JUGA:Dapat Banyak Ubahan, Segini Harga Terbaru TVS Ronin 2026 di Indonesia

Penilaian Dilakukan Secara Ketat

Untuk mendapatkan predikat tersebut, TVS Indonesia melalui proses evaluasi dari CII dengan sejumlah parameter penting.

Penilaian mencakup efisiensi energi, pengelolaan emisi gas rumah kaca atau GRK, konservasi air menuju status Water Positive, hingga manajemen limbah berbasis Zero Waste to Landfill.

Selain itu, aspek tanggung jawab terhadap siklus hidup produk atau Product Stewardship juga masuk dalam penilaian.

Dengan cakupan tersebut, sertifikasi ini tidak hanya melihat satu sisi operasional pabrik, tetapi menilai bagaimana perusahaan mengelola dampak lingkungan secara lebih luas.

Kategori :