OTOMOTIFXTRA.COM -- Banyak pemilik mobil berpikir kendaraan yang jarang dipakai bakal lebih awet karena kilometernya rendah. Padahal, anggapan ini enggak sepenuhnya benar, Sob. Mobil yang terlalu lama diam di garasi tetap punya risiko mengalami masalah pada beberapa komponen penting. Meski tidak sering jalan, komponen mobil tetap bekerja secara alami mengikuti usia pakai. Cairan bisa mengendap, tekanan ban bisa berkurang, aki bisa melemah, bahkan bagian rem juga dapat bermasalah jika terlalu lama tidak digunakan. Karena itu, mobil yang jarang dipakai tetap butuh perhatian rutin. Tujuannya bukan cuma menjaga performa, tapi juga memastikan mobil siap digunakan kapan saja tanpa drama mogok mendadak. BACA JUGA:Mobil Bekas Umur 5 Tahun Masih Layak Dibeli? Ini Komponen yang Harus Dicek Aki menjadi salah satu komponen yang paling rawan bermasalah saat mobil jarang dipakai. Soalnya, meski mesin tidak hidup, beberapa sistem kelistrikan tetap membutuhkan daya kecil. Jika mobil terlalu lama tidak dinyalakan, daya aki bisa turun dan membuat mesin sulit distarter. Supaya aman, Sobat bisa menyalakan mesin secara berkala atau menggunakan battery charger khusus jika mobil benar-benar jarang dipakai. BACA JUGA:500 Pelajar Tangsel Dapat Edukasi #Cari_Aman, Wahana Honda Ingatkan Pentingnya Tertib di Jalan Ban mobil yang terlalu lama diam di satu posisi juga perlu diperhatikan. Tekanan angin bisa berkurang perlahan, bahkan berpotensi membuat bentuk ban tidak rata karena menahan beban kendaraan terlalu lama. Sebelum mobil digunakan kembali, cek tekanan angin ban sesuai rekomendasi pabrikan. Kalau memungkinkan, pindahkan posisi mobil sesekali agar titik tumpuan ban tidak selalu berada di bagian yang sama. Walau mobil jarang jalan, oli mesin tetap punya batas usia pakai. Kualitas oli bisa menurun karena proses oksidasi dan kontaminasi dari sisa pembakaran. Jadi, jangan hanya berpatokan pada kilometer, Sob. Perhatikan juga batas waktu penggantian oli. Biasanya, bengkel menyarankan penggantian oli berdasarkan jarak tempuh atau periode waktu tertentu, tergantung mana yang tercapai lebih dulu. BACA JUGA:Wuling New BinguoEV Lite Resmi Jadi Armada GrabRentals, Dukung Transportasi Rendah Emisi Mobil yang lama tidak digunakan juga bisa membuat sistem rem kurang optimal. Pada kondisi tertentu, piringan rem dapat muncul karat tipis karena kelembapan udara, terutama jika mobil diparkir di tempat terbuka atau lembap. Saat mobil kembali dipakai, perhatikan apakah ada bunyi aneh, getaran, atau rasa kurang pakem saat mengerem. Jika gejala ini muncul, sebaiknya segera lakukan pengecekan ke bengkel. Selain oli mesin, cairan lain seperti air radiator, minyak rem, oli transmisi, dan cairan wiper juga perlu dicek. Mobil yang jarang digunakan tetap membutuhkan cairan dalam kondisi baik agar sistem kerja kendaraan tetap maksimal.1. Aki Wajib Dicek Secara Berkala
2. Ban Jangan Sampai Kurang Angin
3. Oli Mesin Tetap Perlu Diganti
4. Sistem Rem Harus Tetap Aman
5. Cairan Mobil Jangan Diabaikan
Kategori :