Jika volume oli terlalu sedikit, komponen di dalam gardan tidak mendapat pelumasan dan pendinginan yang maksimal. Gesekan pun meningkat, suhu kerja naik, lalu oli yang tersisa menjadi lebih cepat rusak.
Coba perhatikan area rumah gardan dan sekitar as roda. Adanya permukaan basah, debu yang menempel tebal pada bekas rembesan, atau tetesan oli di lantai garasi bisa menjadi tanda kebocoran.
Pemeriksaan sebaiknya segera dilakukan, terutama sebelum mobil digunakan untuk menempuh perjalanan jauh.
BACA JUGA:Sehabis Diajak Liburan Jauh, Jangan Lupa Cek Kaki-kaki Mobil! Ini Komponen yang Rentan Bermasalah
Salah Pilih Spesifikasi Oli Bisa Jadi Biang Kerok
Setiap mobil belum tentu menggunakan oli gardan dengan tingkat kekentalan dan standar yang sama. Ada kendaraan yang membutuhkan oli khusus limited slip differential, tetapi ada juga yang memakai spesifikasi berbeda sesuai desain final drive.
Menggunakan oli yang terlalu encer atau tidak memiliki standar aditif sesuai kebutuhan bisa membuat perlindungan terhadap tekanan tinggi menjadi kurang maksimal.
Karena itu, jangan memilih oli gardan hanya karena harganya murah atau berdasarkan rekomendasi umum dari pengguna mobil lain.
Sobat sebaiknya mengikuti spesifikasi yang tercantum dalam buku manual, catatan servis, atau informasi teknis dari pabrikan.
Perlu diketahui juga, pada sebagian mobil berpenggerak roda depan, komponen diferensial menyatu dengan transmisi. Artinya, kendaraan tersebut belum tentu menggunakan oli gardan terpisah seperti mobil berpenggerak roda belakang.
Cek Serbuk Logam Saat Oli Dikuras
Ketika oli gardan diganti, minta teknisi untuk ikut memeriksa kondisi oli bekas dan magnet pada baut pembuangan.
Lapisan tipis menyerupai pasta yang berasal dari serbuk logam sangat halus masih bisa muncul akibat pemakaian normal. Namun, kondisinya berbeda jika ditemukan serpihan logam berukuran besar, potongan material, atau serbuk logam dalam jumlah berlebihan.
Temuan tersebut dapat mengarah pada keausan gigi gardan, bearing, atau komponen lain di dalam rumah gardan.
Kalau kondisi oli yang buruk juga dibarengi suara dengung, getaran, hentakan, atau celah gardan terasa terlalu besar, mengganti oli saja kemungkinan tidak cukup.
Pemeriksaan lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengecek kondisi bearing, seal, backlash, serta permukaan gigi gardan. Jangan ditunda karena kerusakan kecil bisa melebar dan membuat biaya perbaikan semakin mahal.
BACA JUGA:Jangan Tunggu Pecah, Begini Ciri Selang Radiator Mobil yang Sudah Wajib Diganti