Selain melumasi komponen, oli mesin juga ikut membantu mengurangi panas akibat gesekan.
Jika volume oli terlalu sedikit atau kualitasnya sudah buruk, gesekan antar komponen menjadi lebih besar. Mesin terasa kasar, bekerja lebih berat, dan suhunya lebih cepat naik.
Sob bisa memeriksa level oli melalui dipstick saat mobil berada di permukaan rata. Jika oli sering berkurang, periksa kemungkinan adanya kebocoran atau oli yang ikut terbakar di ruang mesin.
Selang Radiator Bocor atau Rusak
Selang radiator menjadi jalur sirkulasi coolant dari mesin menuju radiator dan sebaliknya.Seiring usia pemakaian, selang bisa mengeras, retak, atau bocor di sekitar klem dan sambungan. Kebocoran kecil kadang sulit terlihat karena coolant langsung menguap saat terkena mesin yang panas.
Perhatikan adanya bercak cairan, bekas kerak, rembesan, atau aroma coolant dari ruang mesin. Selain bocor, selang yang tertekuk atau rusak pada bagian dalam juga dapat menghambat aliran coolant.
Mesin Bekerja Terlalu Berat
Overheat juga bisa terjadi ketika mobil terus dipaksa bekerja di luar kondisi ideal. Contohnya membawa muatan berlebihan, melewati tanjakan panjang, atau menarik beban yang terlalu berat.
Sistem pendingin yang kondisinya mulai menurun biasanya akan cepat menunjukkan gejala ketika mesin menerima beban besar.
Penggunaan AC bukan penyebab utama overheat pada mobil yang sehat. Namun, AC menambah beban kerja mesin. Jika sistem pendingin sudah bermasalah, suhu bisa lebih mudah naik saat AC digunakan di tengah kemacetan.