OTOMOTIFXTRA.COM -- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus memperluas program pengembangan sekolah vokasi yang kali ini menyambangi Bali. Langkah ini dilakukan untuk membantu siswa SMK mendapatkan pengalaman praktik yang lebih dekat dengan kebutuhan industri otomotif.
Sebagai bentuk dukungan, TMMIN menyerahkan dua unit mesin kendaraan Toyota kepada dua sekolah di Denpasar pada 24 Juli 2026.
SMKN 1 Denpasar menerima mesin bensin Toyota tipe 2TR, sedangkan SMK Rekayasa Denpasar mendapatkan mesin diesel Toyota tipe 2GD.
Mesin tersebut nantinya dipakai sebagai alat praktik siswa jurusan Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO). Jadi, siswa tidak cuma belajar lewat teori, tetapi bisa mengenal langsung konstruksi, komponen, dan sistem kerja mesin kendaraan.
BACA JUGA:Pengguna Mobil Elektrifikasi Toyota Kini Bisa Ngecas Gratis di Summarecon Mall Bekasi
Bali Jadi Wilayah Baru Program Vokasi Toyota
Bantuan ini merupakan bagian dari program Vocational School Development yang dijalankan TMMIN sejak 2017.
Sebelumnya, program tersebut sudah menjangkau 30 SMK binaan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pada 2026, TMMIN menambah empat SMK binaan baru di Bali dan Lombok. Dengan penambahan tersebut, total sekolah yang mengikuti program pengembangan vokasi Toyota kini mencapai 34 SMK.
SMKN 1 Denpasar dan SMK Rekayasa Denpasar menjadi dua sekolah pertama di Bali yang masuk dalam program tersebut.
Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu investasi penting bagi kemajuan industri.
“Investasi terbaik bagi industri adalah investasi pada manusia. Karena itu, kami memandang sekolah vokasi sebagai ruang untuk menumbuhkan kompetensi sekaligus karakter calon talenta industri,” ujar Nandi.
Di menambahkan, fasilitas praktik dan kerja sama yang berkelanjutan diharapkan bisa membuat lulusan SMK lebih mudah beradaptasi dengan perkembangan teknologi otomotif.
Bantuan ini merupakan bagian dari program Vocational School Development yang dijalankan TMMIN sejak 2017--TMMIN
BACA JUGA:Toyota Gandeng Universitas Udayana, Bekali Mahasiswa dengan Lean Manufacturing
Guru Juga Mendapat Pelatihan
Program ini bukan sekadar bagi-bagi mesin untuk kebutuhan praktik. TMMIN juga ikut mendorong peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan kemampuan dasar industri.