"Saya sudah melakukan pelunasan 100 persen tapi sampai saat ini saya nggak terima unitnya dan nggak ada pengembalian uang dari pihak Wuling," ujar Nancy, dikutip dari video yang diunggah di akun Instagram @cakj1.
Ia menyebut pembayaran dilakukan langsung ke perusahaan, bukan ke rekening pribadi sales. Nancy juga mengaku mendapatkan kuitansi resmi yang dilengkapi stempel, materai dan logo Wuling.
Namun, dalam proses berikutnya, pihak finance dealer mempertanyakan keabsahan dokumen pembayaran tersebut.
Nancy kemudian mendapat informasi bahwa terdapat dugaan penyalahgunaan data dan pemalsuan dokumen dalam transaksi tersebut.
BACA JUGA:Wuling 'Nyayur' di GIIAS 2026, SPK Tembus 3.290 Unit
Sempat Dialihkan ke Model Lain
Persoalan tersebut semakin panjang karena mobil yang awalnya dipesan Nancy disebut mengalami kendala.
Nancy sebelumnya memesan Wuling Darion. Namun, ia kemudian mendapat informasi mengenai masalah pada unit tersebut, termasuk dugaan persoalan baterai dan sejumlah kendala lainnya.
Sebagai solusi, konsumen kemudian ditawari untuk beralih ke Wuling Eksion.
Dari transaksi tersebut, Nancy menyebut masih terdapat sisa uang sebesar Rp55 juta. Uang tersebut akhirnya ditransfer kepadanya pada 22 Juni 2026.
Ia berharap unit pengganti bisa segera diterima sesuai janji. Namun, hingga waktu yang dijanjikan, mobil tersebut belum juga diterima.
Nancy kemudian mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi untuk mendapatkan kepastian mengenai penyelesaian kasus tersebut.
Di sisi lain, ia mengetahui bahwa pihak dealer juga sedang membawa persoalan yang melibatkan oknum sales tersebut ke jalur hukum.
BACA JUGA:Kolaborasi Wuling Aira EV dan Disney and Pixar’s Toy Story 5 Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Wuling Janji Perkuat Pengawasan Dealer
Wuling Motors memastikan persoalan ini menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan.
Selain mengambil tindakan dan langkah korektif terhadap dealer terkait, Wuling juga berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap penerapan SOP di seluruh jaringan dealer resminya.
"Wuling Motors menghargai kepercayaan yang telah diberikan oleh konsumen dan akan terus memperkuat pengawasan terhadap penerapan standar operasional di jaringan dealer resmi guna menjaga kualitas pelayanan serta mencegah terjadinya kejadian serupa di kemudian hari," tulis Wuling.