Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Ini Target Suzuki Indonesia di Tahun 2026

Kuasai 29 Persen Pangsa Pasar, Ini Target Suzuki Indonesia di Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, Isuzu membidik peluang dari proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional yang diprediksi stabil di angka 5%.--Isuzu Indonesia

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) sukses menutup tahun 2025 dengan catatan impresif. Meski pasar kendaraan niaga nasional dibayangi fluktuasi ekonomi, Isuzu justru berhasil memperkuat posisinya dengan mengamankan pangsa pasar (market share) sebesar 29%.

Pencapaian ini menjadi modal kuat bagi Isuzu untuk menatap tahun 2026. President Director PT IAMI, Masayasu Hideshima, menegaskan bahwa kunci keberhasilan mereka terletak pada kedisiplinan strategi yang berorientasi pada kebutuhan konsumen.

"Tahun 2025 adalah periode yang penuh dinamika, mulai dari kondisi ekonomi yang fluktuatif, pengambilan keputusan pelanggan yang terus berkembang, hingga persaingan di segmen kendaraan niaga yang semakin kompetitif. Namun dengan strategi yang disiplin dan fokus pada kebutuhan pelanggan, Isuzu tidak hanya mampu bertahan tetapi juga menjaga performa bisnis tetap solid," katanya.

Keberhasilan Isuzu di tahun lalu didorong oleh performa tiga lini produk andalannya yang menjawab spesifikasi kebutuhan logistik di Indonesia.

BACA JUGA:ISC 2025: Komitmen Isuzu Tingkatkan SDM dan Kepuasan Pelanggan

Isuzu TRAGA memimpin dengan 47,5% penjualan, diikuti Isuzu ELF 23,7%, dan Isuzu GIGA 18,2%. 

Tak hanya jago kandang, pabrik Isuzu di Karawang juga membuktikan taji di pasar internasional. Sepanjang 2025, Isuzu Indonesia telah mengekspor lebih dari 8.000 unit kendaraan ke 25 negara, mencakup wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, hingga Amerika Latin.

Strategi Jemput Bola Lewat Layanan Purna Jual

Isuzu menyadari bahwa kendaraan niaga membutuhkan kepastian uptime (masa operasional). Oleh karena itu, Isuzu memperluas jaringan purna jualnya secara agresif.

Armada Bengkel Isuzu Berjalan (BIB) bertambah dari 156 ke 162 unit, Bengkel Mitra Isuzu (BMI) naik jadi 175 unit, dan jaringan part shop kini mencapai 2.097 titik.

BACA JUGA:Selamat! Tim Mekanik Isuzu Indonesia Raih Prestasi Gemilang di Ajang I1-GP Thailand 2025

Tak lupa, 4 Part Depo dan layanan Mechanic & Part on site di area pertambangan dan perkebunan memastikan pelanggan cepat dapat suku cadang dan servis. 

Efeknya nyata, pendapatan dari penjualan suku cadang tumbuh 4,6% dibanding tahun sebelumnya, menandai tren positif yang konsisten selama lima tahun terakhir.

Optimisme di Tahun 2026

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya