Pasar Mobil Lesu, Begini Strategi Honda di Tahun 2026

Pasar Mobil Lesu, Begini Strategi Honda di Tahun 2026

Meski Pasar Melemah, Honda Tetap Amankan 71.233 Unit Penjualan Ritel Sepanjang 2025--HPM

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- PT Honda Prospect Motor (HPM) menyiapkan strategi berbeda menghadapi pasar otomotif 2026 yang semakin selektif.

Di tengah kompetisi yang kian ketat, Honda memilih memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan, bukan sekadar mengejar penjualan unit baru.

Presiden Direktur HPM, Shugo Watanabe, mengatakan industri otomotif nasional saat ini sedang mengalami dinamika yang cukup menantang. Perubahan pasar berjalan cepat, sementara ekspektasi konsumen juga terus berkembang.

Menurutnya, Honda tidak ingin melihat bisnis hanya dari sisi penjualan kendaraan. Perusahaan justru mencoba membangun keterikatan yang lebih kuat dengan konsumen sepanjang masa kepemilikan kendaraan.

BACA JUGA:Berburu Mobil Bekas Honda Kini Makin Gampang, HPM Gandeng Orico Luncurkan Marketplace LIVA

“Dalam setiap situasi, Honda memilih untuk melihat bisnis secara lebih luas. Kami tak hanya fokus pada penjualan mobil baru,” ujar Watanabe.

Saat ini Honda tercatat memiliki lebih dari 1,2 juta pelanggan di Indonesia. Basis pelanggan tersebut menjadi modal penting bagi perusahaan untuk mengembangkan strategi yang lebih berorientasi pada loyalitas.

Pendekatan ini diwujudkan melalui konsep connecting moment. Artinya, hubungan Honda dengan konsumen tidak berhenti pada momen pembelian kendaraan pertama, tetapi terus berlanjut selama mobil tersebut digunakan.

“Kami membangun hubungan yang tak berhenti saat membeli mobil pertama, tetapi terus berlanjut selama pelanggan menggunakan Honda,” tambah Watanabe.

BACA JUGA:Efisien dan Fun to Drive, Honda Civic Hybrid Raih Penghargaan Bergengsi di Amerika Serikat

Meski industri otomotif tengah memasuki era transformasi, termasuk perkembangan kendaraan listrik, Honda menegaskan bahwa karakter merek tetap dipertahankan.

Watanabe menyebut nilai timeless, reliable, dan performance masih menjadi DNA utama Honda hingga sekarang.

"Honda dibangun dari semangat engineering, keberanian berinovasi, dan keyakinan untuk memberi nilai nyata bagi kehidupan manusia. Nilai-nilai ini tetap kami pegang, meskipun industri berubah sangat cepat,” katanya.

Sementara itu, Sales & Marketing and After Sales Director HPM, Yusak Billy, mengakui pasar otomotif nasional memang mengalami perlambatan dalam beberapa tahun terakhir.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya