Rahasia Baterai Mobil Listrik Awet Belasan Tahun, Simak 5 Tips Simpel Ini Biar Gak Jajan Mahal
Rata-rata mobil listrik saat ini mengandalkan teknologi baterai Lithium-ion (Li-ion) atau Lithium Iron Phosphate (LFP).--Astra Otoshop
Suhu ekstrem adalah musuh utama baterai. Di negara tropis seperti Indonesia, panas matahari bisa sangat menyengat.
Jika mobil sering dijemur di bawah terik matahari langsung dalam waktu lama, sistem pendingin baterai akan bekerja ekstra keras, bahkan saat mobil mati.
Sebisa mungkin cari tempat parkir yang tertutup atau teduh. Langkah sederhana ini sangat efektif menjaga stabilitas suhu sel baterai agar tidak cepat aus.
BACA JUGA:Musim Hujan Tiba, Ini 7 Komponen Mobil yang Wajib Dicek Agar Tetap Aman
4. Maksimalkan Fitur Regenerative Braking
Mobil listrik modern biasanya dilengkapi fitur Regenerative Braking. Fitur ini berfungsi mengubah energi kinetik saat pengemudi melepas pedal gas atau mengerem menjadi energi listrik yang masuk kembali ke baterai.
Selain bikin konsumsi daya lebih efisien, fitur ini juga membantu mengurangi beban kerja baterai secara keseluruhan.
5. Rutin Cek Sistem Pendingin ke Bengkel Resmi
Berbeda dengan mobil berbahan bakar bensin yang harus rutin ganti oli, mobil listrik butuh pengecekan rutin pada sistem manajemen baterai (Battery Management System) dan cairan pendingin (coolant).
Sistem pendingin yang optimal memastikan baterai tetap berada di suhu kerja ideal. Pastikan kamu melakukan servis rutin di bengkel resmi untuk memantau State of Health (SoH) baterai melalui alat diagnosa komputer.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
