Wahana Berbagi Ilmu Sambangi SMKN 5 Tangerang, Bekali Siswa Teknik Berkendara Aman dan Bertanggung Jawab

Wahana Berbagi Ilmu Sambangi SMKN 5 Tangerang, Bekali Siswa Teknik Berkendara Aman dan Bertanggung Jawab

WOM Finance dan WMS edukasi safety riding buat siswa SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang--WMS

OTOMOTIFXTRA.COM -- Kesadaran keselamatan berkendara sejak usia muda menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, edukasi mengenai safety riding terus digencarkan kepada kalangan pelajar, khususnya siswa sekolah vokasi yang memiliki keterkaitan dengan dunia otomotif.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) dan PT Wahana Makmur Sejati (WMS) dalam program Wahana Berbagi Ilmu (WBI) yang digelar di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang.

Kegiatan yang menjadi bagian dari program Sinergi Bagi Negeri (SBN) ini menghadirkan edukasi keselamatan berkendara bagi para siswa, khususnya peserta didik dari program vokasi Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda.

Acara diawali dengan sambutan dari Kepala SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Selanjutnya, Muhammad Ardy Pradana selaku Branch Head WOM Finance Cabang Balaraja menyampaikan sambutannya sebelum kegiatan ditutup oleh Jayanthi, Koordinator CSR PT Wahana Makmur Sejati.


Tim Safety Riding Promotion dari WMS turun langsung menjadi narasumber untuk membedah materi keselamatan berkendara--WMS

BACA JUGA:IIMS Surabaya 2026 Resmi Berakhir, Pengunjung Lampaui Target Tembus 36 Ribu

Dalam sesi materi, tim Safety Riding Promotion WMS memberikan pemahaman mengenai berbagai faktor penyebab kecelakaan yang kerap terjadi di kalangan remaja.

Beberapa di antaranya adalah rendahnya kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, minimnya pengalaman berkendara, hingga kurangnya konsentrasi saat berada di jalan.

Selain itu, para siswa juga mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum berkendara serta teknik dasar berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Tidak hanya teori, peserta juga diajak mengikuti sesi praktik. Pada tahap ini, instruktur memperagakan posisi berkendara yang benar saat menggunakan sepeda motor, sekaligus memperkenalkan teknik dasar keselamatan yang wajib dipahami pengendara.

Menariknya, siswa diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung materi yang telah diterima. Langkah ini dilakukan untuk mengukur tingkat pemahaman peserta sekaligus membangun kebiasaan berkendara yang lebih aman sejak dini.

Selain edukasi keselamatan, WMS juga memperkenalkan gambaran perkembangan industri kendaraan bermotor yang saat ini terus bergerak menuju era digital dan teknologi yang semakin canggih.

Para siswa diingatkan bahwa kemampuan teknis saja tidak lagi cukup untuk menghadapi kebutuhan dunia kerja masa depan. Adaptasi terhadap teknologi digital, kemampuan komunikasi, serta kesiapan menghadapi perubahan menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan industri otomotif.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya