Drift King 'Keiichi Tsuchiya' Siap Bikin Kejutan di IMX 2026

Drift King 'Keiichi Tsuchiya' Siap Bikin Kejutan di IMX 2026

Keiichi Tsuchiya siap hadir di IMX 2026, membawa kejutan besar untuk pecinta JDM, drifting, dan modifikasi di Indonesia.--IMX

Nama Keiichi makin mendunia setelah video Pluspy dirilis pada 1987. Video tersebut menampilkan kemampuan drift Keiichi yang saat itu terasa sangat berbeda dan berani.

Dari situ, drifting tidak lagi hanya dipandang sebagai gaya mengemudi ekstrem. Teknik ini berkembang menjadi budaya, kompetisi, bahkan bagian penting dari industri otomotif global.

Pengaruh Keiichi juga semakin luas setelah ia terlibat sebagai konsultan teknis dalam anime legendaris Initial D. Anime ini menjadi salah satu pintu masuk banyak orang untuk mengenal dunia touge, AE86, dan kultur drift Jepang.

Tidak berhenti di situ, Keiichi juga pernah tampil sebagai cameo dalam film The Fast and The Furious: Tokyo Drift, yang ikut memperkenalkan drifting kepada penonton global.

BACA JUGA:IMX HUB Bandung Adakan Pitstop Thrift Market, Surga Berburu Velg, Diecast, hingga Barang Branded

Prestasi Balapnya Juga Ngeri

Meski sangat identik dengan drifting, Keiichi Tsuchiya bukan cuma jago gaya-gayaan di tikungan. Ia juga punya rekam jejak mentereng di lintasan balap profesional.

Keiichi pernah meraih kemenangan kelas di ajang 24 Hours of Le Mans pada 1995 dan 1999. Ia juga pernah menjadi juara Formula Mirage pada 1990, serta menempati posisi kedua di 1000 km of Suzuka pada 1994.

Salah satu pencapaian penting lainnya terjadi pada 2004. Saat itu, Keiichi berhasil mencetak rekor GT Car Tsukuba Time Attack menggunakan Honda ARTA NSX dengan catatan waktu 51,875 detik.

Catatan ini membuktikan bahwa Keiichi bukan hanya ikon budaya otomotif, tetapi juga pembalap dengan skill dan pengalaman yang sangat matang.

BACA JUGA:Gunakan 3 Hall ICE BSD, Pameran IMX 2026 Bakal Lebih Seru dan Meriah

IMX 2026 Jadi Panggung Modifikator Lokal Unjuk Gigi

Menurut Andre Mulyadi, Project Director IMX, hadirnya Keiichi Tsuchiya menjadi simbol kolaborasi internasional antara industri aftermarket Indonesia dan Jepang.

Momen ini diharapkan bisa membuka kesempatan bagi modifikator lokal untuk belajar lebih banyak. Bukan hanya soal gaya modifikasi, tapi juga soal standar, detail pengerjaan, karakter kendaraan, hingga cara membangun karya yang punya identitas kuat.

Mengusung tema Next Gen Culture, IMX 2026 ingin membawa pesan bahwa dunia modifikasi terus bergerak. Generasi baru tidak hanya mengejar tampilan keren, tetapi juga membawa kreativitas, teknologi, dan cerita di balik setiap karya.

IMX 2026 juga akan didukung sejumlah brand besar seperti ABCA, Hot Wheels, NIXX, dan BCA. Deretan pabrikan otomotif ternama juga ikut ambil bagian, mulai dari Wuling, Toyota, Jetour, GWM, hingga Daihatsu. Dukungan dari Ikatan Motor Indonesia atau IMI semakin memperkuat posisi IMX sebagai salah satu event otomotif penting di Indonesia.

BACA JUGA:Hoki! Ini Dia Pemenang Supergiveaway Chery J6 by Cellos ZXZ di IMX 2025

Tiket Presale 3 Masih Dibuka

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya