Jangan Abai, Fuel Pump Mobil Bisa Jebol Gara-Gara Kebiasaan Sepele Ini
Fuel pump mobil dapat cepat jebol akibat kebiasaan sepele. Kenali penyebab, gejala, dan cara merawatnya agar mobil tidak mogok mendadak di jalan raya--Qoala
Sesuai namanya, komponen ini bertugas menyaring kotoran agar tidak lolos ke mesin. Kalau filter bensin sudah terlalu kotor atau tersumbat, aliran bensin pasti terhambat.
Ibarat kita bernapas pakai masker yang penuh debu, fuel pump harus 'ngos-ngosan' mengeluarkan tenaga lebih besar demi mengalirkan bensin. Cek buku manual mobil Sobat atau konsultasikan ke bengkel langganan untuk jadwal penggantian filter bensin secara berkala.
5. Cuek Sama Kotoran dan Karat di Dalam Tangki
Tangki bensin, terutama pada mobil yang sudah berumur, rawan menimbun endapan kotoran atau karat. Potensi karat ini makin besar kalau mobil sering ditinggal lama di garasi dengan kondisi tangki kosong, karena ruang kosong tersebut memicu kondensasi (pengembunan). Karat dan kotoran yang rontok ini otomatis akan tersedot dan merusak fuel pump.
BACA JUGA:Ekspansi ke Jawa Timur, Hino Resmikan Dealer 3S di Banyuwangi
Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Sebelum benar-benar mati total, biasanya fuel pump yang mulai lemah bakal memberikan 'sinyal' alias gejala awal seperti:
- Mesin butuh waktu starter lebih lama (starter panjang).
- Mobil terasa brebet atau tersendat saat digas.
- Tenaga mesin drop alias ngempos, terutama saat jalan menanjak.
- Suara mesin pincang atau putaran (RPM) tidak stabil.
- Terdengar suara dengungan keras dari area tangki bensin.
Tips Simpel Merawat Fuel Pump
Kuncinya sebenarnya sederhana: jangan biarkan bensin sering tiris di bawah seperempat tangki, selalu gunakan BBM berkualitas, dan ganti filter bensin tepat waktu.
Ingat Sob, melakukan pengecekan sejak dini di bengkel jauh lebih murah ketimbang harus ganti segelondong fuel pump baru plus kuras tangki karena terlanjur mogok di jalan.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
