Wahana Honda Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara di Sekolah

Wahana Honda Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara di Sekolah

WMS edukasi 800 siswa baru di Tangerang soal safety riding, aturan SIM C, riding gear, dan budaya #Cari_Aman selama kegiatan MPLS 2026.--WMS

Langkah tersebut bukan untuk membatasi mobilitas pelajar, melainkan demi menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

BACA JUGA:Motor Matic Honda Laris Manis di JFK 2026, Vario Series Bukukan Penjualan Segini

Riding Gear Harus Dipakai dengan Benar

Selain membahas peraturan lalu lintas, sekitar 800 siswa baru tersebut juga diperkenalkan dengan perlengkapan berkendara atau riding gear yang sesuai standar keselamatan.

Perlengkapan yang disarankan meliputi helm berstandar SNI, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu yang menutupi bagian mata kaki.

Riding gear bukan sekadar pelengkap gaya saat naik motor, Bradsis. Perlengkapan tersebut memiliki fungsi penting untuk membantu mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan atau pengendara terjatuh.

Helm berfungsi melindungi bagian kepala, sedangkan jaket dan celana panjang membantu melindungi kulit dari gesekan. Sarung tangan menjaga bagian telapak dan jari, sementara sepatu yang menutupi mata kaki memberikan perlindungan tambahan pada kaki.

Karena itu, perlengkapan keselamatan tetap perlu digunakan meskipun perjalanan yang ditempuh tergolong dekat.

BACA JUGA:Wahana Honda Tebar Promo Back to School, Diskon Vario 125 Street Tembus Rp1,4 Juta

Keselamatan Harus Jadi Pola Pikir

Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati, Agus Sani, mengatakan materi yang diberikan tidak hanya membahas teknik berkendara.

Menurutnya, edukasi tersebut juga bertujuan menanamkan pola pikir bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama.

“Kami ingin siswa paham dan patuh pada aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang sesuai, serta tidak mengendarai sepeda motor sebelum memiliki SIM. Harapannya, budaya #Cari_Aman dapat tertanam sejak dini dan menjadi kebiasaan,” ucap Agus Sani.

Bentuk Karakter Generasi Muda

Edukasi safety riding saat MPLS ini turut menjadi bagian dari sinergi Dunia Usaha dan Dunia Industri atau DUDI dengan lingkungan pendidikan.

Selain meningkatkan kompetensi teknis melalui program vokasi, sekolah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa agar lebih disiplin dan bertanggung jawab.

“Melalui kolaborasi SRP dan SHEP, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli terhadap keselamatan," ujar Head of TSD PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto.

"Kami terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, termasuk melalui pendidikan keselamatan berkendara yang berkelanjutan demi wujudkan #Cari_Aman,” lanjutnya.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya