Ratusan Siswa SMK Intip Langsung Standar Kerja Teknisi Honda di MDTC Wahana
Lebih dari 300 siswa SMK belajar teknologi, safety riding, serta standar kerja teknisi Honda melalui kunjungan industri WMS di MDTC Jatake, Tangerang.--WMS
BACA JUGA:WMS Gelar Safety Riding Kontes Regional 2026, Siapkan 10 Wakil ke Tingkat Nasional
Dapat Edukasi Safety Riding #Cari_Aman
Selain mempelajari teknologi sepeda motor, peserta memperoleh edukasi keselamatan berkendara melalui kampanye Safety Riding #Cari_Aman.
Materi ini diberikan untuk menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Sebab, pemahaman seorang calon tenaga kerja otomotif tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga budaya keselamatan.
Siswa turut mendapatkan pembekalan mengenai kesehatan dan kebersihan lingkungan dari tim Rumah Sehat Wahana (RSW). Salah satu materi yang disampaikan adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS dalam aktivitas sehari-hari.
BACA JUGA:Wahana Honda Dorong Pelajar Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara di Sekolah
Intip Laboratorium Praktik Teknisi Honda
Bagian yang enggak kalah menarik dari kunjungan tersebut adalah saat siswa diajak masuk ke Laboratorium Praktik Technical MDTC Jatake.
Di tempat ini, peserta dapat melihat fasilitas pelatihan, perlengkapan praktik berstandar industri, serta proses pembelajaran yang dijalani teknisi Honda.
Kunjungan ke laboratorium memberikan gambaran lebih jelas mengenai kompetensi, kedisiplinan, ketelitian, dan budaya kerja yang diterapkan di jaringan layanan purna jual Honda.
Head of Technical Service Department PT Wahana Makmur Sejati, Benedictus F. Maharanto, mengatakan kunjungan industri dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada siswa SMK.
“Melalui kunjungan industri kami ingin memberikan pengalaman belajar yang nyata kepada para siswa SMK. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana standar kerja di industri otomotif, mulai dari perkembangan teknologi, budaya keselamatan berkendara, hingga sistem pelatihan teknisi yang menjadi bagian penting dalam mencetak tenaga kerja berkualitasdan siap menjawab tantangan dunia kerja,” ujarnya.
BACA JUGA:Touring, Night Ride, dan Track Day: Cara Seru Wahana Honda Manjakan Komunitas Vario 160 di Lombok
Dorong Lulusan SMK Lebih Siap Bersaing
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Sinergi Bagi Negeri atau SBN. Program tersebut merupakan semangat Honda dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, termasuk di bidang pendidikan.
Menurut Benedictus, pengembangan pendidikan vokasi membutuhkan kerja sama yang konsisten antara sekolah dan pelaku industri.
“Kami percaya pengembangan pendidikan vokasi membutuhkan sinergi yang kuat antara sekolah dan industri. Melalui SHEP sebagai bagian dari SBN, WMS akan terus menghadirkan program pembelajaran yang memberikan pengalaman nyata sehingga lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan, siap bersaing di dunia kerja, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” jelas Benedictus.
Melalui kunjungan industri yang digelar secara berkelanjutan, WMS berharap semakin banyak siswa SMK memperoleh wawasan mengenai kebutuhan industri otomotif. Pengalaman tersebut juga diharapkan dapat memotivasi siswa untuk terus mengasah kemampuan agar lebih siap memasuki dunia kerja setelah lulus.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
