Enggak Perlu ke Bengkel, Begini Cara Simpel Cek Kondisi Aki Mobil
gejala aki lemah sering dianggap sepele. Pemilik mobil baru menyadarinya ketika starter terasa berat atau mesin mendadak enggak bisa dihidupkan--Toyota Astra Finance
Selain lampu utama, Sobat juga bisa memperhatikan lampu kabin, panel instrumen, dan suara klakson. Jika seluruh perangkat tersebut terasa melemah, suplai listrik dari aki patut dicurigai.
Meski cukup membantu, pemeriksaan melalui lampu hanya memberikan gambaran awal. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, Sobat bisa menggunakan multimeter digital.
BACA JUGA:Mobil Jarang Dipakai Bukan Berarti Aman, Aki Bisa Tekor Diam-diam Kalau Perawatan Ini Diabaikan
Ukur Tegangan Aki dengan Multimeter
Mengukur tegangan aki menggunakan multimeter sebenarnya cukup mudah. Atur multimeter pada mode tegangan DC, kemudian sambungkan kabel merah ke terminal positif dan kabel hitam ke terminal negatif.
Pengukuran sebaiknya dilakukan ketika mesin mati dan mobil sudah didiamkan selama beberapa saat. Aki yang kondisinya masih baik umumnya menunjukkan tegangan sekitar 12,4 sampai 12,7 volt.
Jika angka yang muncul berada di bawah 12,2 volt, daya aki kemungkinan mulai berkurang. Aki mungkin perlu diisi ulang atau diperiksa lebih lanjut.
Setelah itu, hidupkan mesin dan lakukan pengukuran kembali. Dalam kondisi mesin menyala, tegangan normal biasanya berada di kisaran 13,7 hingga 14,7 volt karena alternator sedang mengisi daya aki.
Apabila tegangan tetap rendah saat mesin hidup, penyebabnya belum tentu berasal dari aki. Alternator, regulator tegangan, kabel, atau komponen sistem pengisian juga perlu diperiksa.
BACA JUGA:Mobil Bekas Jarang Dipakai Lebih Rawan Aki Soak, Ini Penjelasannya
Lihat Indikator Aki Kering
Sejumlah aki maintenance free atau aki kering dilengkapi indikator kecil berbentuk bulatan pada bagian atas. Indikator ini sering disebut sebagai magic eye.
Warna pada indikator tersebut dapat memberikan gambaran awal mengenai kondisi aki. Namun, arti warnanya bisa berbeda-beda tergantung merek dan tipe produk.
Karena itu, Sobat perlu membaca petunjuk yang tercetak pada label aki. Jangan langsung menyimpulkan kondisi aki hanya berdasarkan warna indikator.
Pasalnya, magic eye umumnya hanya membaca kondisi salah satu sel. Aki tetap bisa mengalami masalah meskipun warna indikator terlihat normal.
Perhatikan Usia Pemakaian
Daya tahan aki dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari pola penggunaan mobil, suhu ruang mesin, kondisi sistem pengisian, hingga jumlah aksesori kelistrikan yang terpasang.
Mobil yang jarang digunakan juga belum tentu membuat aki lebih awet. Saat kendaraan terparkir, alarm, immobilizer, jam digital, dan perangkat elektronik lainnya tetap mengambil sedikit arus listrik.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
