Jangan Asal Isi Solar, Ini 6 Perawatan Mesin Diesel Biar Tetap Irit dan Tenaganya Terjaga
Selain servis berkala, penggunaan oli yang sesuai spesifikasi juga punya pengaruh besar terhadap performa mesin--Pertamina Lubricants
6. Sistem Pendingin Harus Selalu Prima
Mesin diesel menghasilkan panas yang cukup tinggi saat bekerja.
Itulah sebabnya kondisi coolant dan sistem pendingin wajib diperhatikan. Pengurasan radiator serta penggantian coolant umumnya disarankan setelah mobil menempuh sekitar 40.000 km, atau mengikuti jadwal servis dari pabrikan.
Dengan sistem pendingin yang sehat, risiko overheat bisa ditekan dan performa mesin tetap stabil.
Jangan Salah Pilih Oli Diesel
Selain servis berkala, penggunaan oli yang sesuai spesifikasi juga punya pengaruh besar terhadap performa mesin.
Oli khusus diesel diformulasikan untuk menghadapi suhu kerja tinggi sekaligus membantu mengendalikan jelaga hasil pembakaran.
Salah satu pilihannya adalah Pertamina Fastron Diesel SAE 5W-30 dengan spesifikasi ACEA A5/B5. Oli fully synthetic ini dirancang untuk memberikan perlindungan optimal pada mesin diesel modern sekaligus membantu menjaga efisiensi bahan bakar.
Intinya, kalau ingin mobil diesel tetap irit, jangan cuma mengandalkan kualitas solar. Servis rutin, penggantian komponen tepat waktu, dan pemakaian oli yang sesuai spesifikasi adalah kunci agar mesin tetap bertenaga, hemat BBM, dan minim risiko kerusakan di kemudian hari.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
