BYD Perkenalkan Ekosistem Purna Jual Terintegrasi untuk Pengguna Teknologi Dual Mode di GIIAS 2026
BYD Perkenalkan Ekosistem Purna Jual Terintegrasi untuk Pengguna Teknologi Dual Mode di GIIAS 2026---BYD
Pada penggunaan perkotaan, kendaraan mampu beroperasi menggunakan tenaga listrik hingga sekitar 80%, sedangkan mesin bensin bekerja melalui mode hybrid sesuai kebutuhan perjalanan.
Pendekatan tersebut membantu mengurangi beban kerja mesin sehingga proses perawatan menjadi lebih sederhana.
Setelah servis pertama, kendaraan BYD DM hanya memerlukan perawatan berkala setahun sekali, setiap 20.000 km berdasarkan odometer, atau setiap 10.000 km penggunaan mode hybrid.
BACA JUGA:DCVI Serahkan Mercedes-Benz Bus ke Sejumlah PO di GIIAS 2026
BYD juga menghadirkan perlindungan melalui garansi kendaraan hingga enam tahun atau 150.000 km.
Selain itu, motor penggerak dan baterai tegangan tinggi memperoleh garansi hingga delapan tahun atau 160.000 km.
Fitur Over-the-Air (OTA) Updates memungkinkan pembaruan perangkat lunak dilakukan tanpa mengunjungi dealer.
Pelanggan juga didukung jaringan dealer, teknisi bersertifikat, fasilitas bengkel, serta ketersediaan genuine spare parts di berbagai wilayah Indonesia.
“Layanan purna jual bukan hanya memberikan solusi ketika pelanggan menghadapi kendala,” ujar Luther Panjaitan.
“Kami ingin memastikan setiap pelanggan selalu memperoleh dukungan melalui OTA Updates, Roadside Assistance 24 jam, Call Center bebas pulsa, serta jaringan layanan yang terus berkembang,” tambahnya.
Selain menghadirkan Call Center bebas pulsa 0800 1686868, BYD juga menyediakan layanan Roadside Assistance selama 24 jam dengan jangkauan hingga 50 km menuju dealer terdekat.
Hingga kini, jaringan dealer BYD telah tersebar di lebih dari 100 lokasi untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah dijangkau pelanggan di seluruh Indonesia.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
