Cuma Seukuran Ruas Jempol, Relay Mobil Ternyata Punya Tugas Penting di Sistem Kelistrikan

Cuma Seukuran Ruas Jempol, Relay Mobil Ternyata Punya Tugas Penting di Sistem Kelistrikan

Relay mobil berukuran kecil, tapi punya tugas penting mengatur arus listrik ke lampu, klakson, fuel pump, kipas radiator, dan perangkat lainnya--Wuling

Selain itu, panas berlebih, kualitas komponen yang kurang baik, hingga masalah pada sistem kelistrikan juga bisa membuat relay bermasalah.

Gejalanya pun bisa beragam. Perangkat yang dikendalikan relay dapat mati total, bekerja tidak konsisten, atau bahkan tidak berfungsi meski sekring dan komponen lainnya masih dalam kondisi baik.

Jangan Asal Tukar Relay

Kalau menemukan relay bermasalah, Sobat juga jangan asal menggantinya dengan relay lain yang bentuknya sama.

Perhatikan nomor kaki, konfigurasi, kapasitas arus, serta spesifikasi relay yang digunakan. Relay dengan bentuk fisik mirip belum tentu mempunyai fungsi dan susunan terminal yang sama.

Kesalahan memasang relay bisa membuat sistem kelistrikan tidak bekerja sebagaimana mestinya, bahkan berpotensi menimbulkan masalah baru.

Karena itu, kalau Sobat kurang paham dengan kelistrikan mobil, lebih aman melakukan pemeriksaan di bengkel atau teknisi yang memahami sistem kelistrikan kendaraan.

BACA JUGA:Asal Nyerobot Saat Macet Bisa Bahaya, Wahana Honda Kasih 5 Tips #Cari_Aman Buat Pengendara Motor

Komponen Kecil, Peran Jangan Dianggap Sepele

Nah, sekarang sudah tahu kan, Sob? Relay memang punya ukuran kecil, tetapi perannya cukup besar dalam menjaga berbagai perangkat kelistrikan mobil tetap bekerja.

Komponen mungil ini membantu mengatur aliran arus sekaligus membuat sakelar dan rangkaian kontrol tidak harus menerima beban listrik yang besar secara langsung.

Jadi, ketika suatu perangkat kelistrikan mobil tiba-tiba bermasalah, jangan cuma curiga pada sekring atau baterai. Relay juga layak masuk daftar komponen yang diperiksa

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya