Ladies Wajib Tahu, Ini Bahayanya Langsung Menyalakan AC Mobil Maksimal Saat Kabin Masih Sangat Panas

Ladies Wajib Tahu, Ini Bahayanya Langsung Menyalakan AC Mobil Maksimal Saat Kabin Masih Sangat Panas

Ladies wajib tahu, kabin mobil yang sangat panas sebaiknya tidak langsung dipaksa dingin maksimal--Dok

OTOMOTIFXTRA.COM -- Ladies, mungkin sebagian dari kalian pernah masuk mobil yang habis parkir di bawah terik matahari, lalu langsung menyalakan AC dengan suhu paling rendah.

Kebiasaan seperti ini memang terasa paling masuk akal. Maklum, kabin mobil yang tertutup rapat bisa berubah jadi seperti oven setelah berjam-jam terpapar matahari.

Namun, ada cara yang lebih tepat untuk mendinginkan kabin. Pasalnya, langsung memaksa AC bekerja maksimal ketika udara di dalam mobil masih sangat panas membuat sistem pendingin harus bekerja lebih keras untuk membuang panas yang terperangkap di kabin.

Kabin Mobil Bisa Jauh Lebih Panas dari Suhu Luar

Jangan kaget kalau suhu di dalam mobil terasa jauh lebih panas dibandingkan udara di luar. Efek rumah kaca dari kaca mobil membuat panas matahari terperangkap di dalam kabin.

Sebuah penelitian mengenai suhu kabin kendaraan yang terparkir di bawah matahari menemukan suhu kabin dapat mencapai lebih dari 50 derajat Celsius dalam kondisi tertentu. Penelitian lain juga mencatat suhu kabin bisa lebih dari 20 derajat Celsius di atas suhu lingkungan.

Nah, dalam kondisi seperti itu, AC harus bekerja ekstra untuk menurunkan temperatur kabin hingga mencapai suhu nyaman.

BACA JUGA:Air Radiator Mobil Bekas Keruh dan Cokelat? Waspada, Bisa Jadi Tanda Mesin Pernah Bermasalah

Kenapa Jangan Langsung AC Maksimal?

Kamu juga perlu memahami satu hal. Menyalakan AC pada posisi maksimal bukan berarti otomatis merusak komponen AC. Tetapi, ketika kabin masih superpanas, beban pendinginan memang sedang tinggi.

Udara panas yang terperangkap harus segera dikeluarkan dan digantikan dengan udara yang lebih sejuk. Jika hanya mengandalkan mode sirkulasi udara di dalam kabin, panas tersebut akan terus berputar sebelum temperatur turun secara signifikan.

Studi mengenai sistem pre-ventilasi kabin juga menunjukkan bahwa ventilasi sebelum proses pendinginan utama dapat membantu mengurangi beban termal yang harus ditangani sistem AC.

Artinya, masalah utamanya bukan karena AC langsung rusak ketika diputar maksimal, melainkan efisiensi pendinginan menjadi kurang optimal dan beban kerja sistem meningkat.

Begini Cara Lebih Tepat Mendinginkan Kabin

Daripada langsung mengandalkan AC maksimal, kamu bisa melakukan beberapa langkah sederhana.

Pertama, setelah masuk mobil, buka pintu atau kaca beberapa saat agar udara panas di dalam kabin bisa keluar. Kalau kondisi memungkinkan, buka kaca sedikit dan biarkan udara luar membantu menggantikan udara panas yang terperangkap.

Setelah itu, nyalakan AC dan gunakan hembusan yang cukup tinggi untuk membantu proses pendinginan awal. Ketika temperatur kabin mulai turun, barulah atur suhu dan kecepatan blower sesuai kenyamanan.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
jakartaautoweek