Pemprov NTB Kebut Persiapan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Pemprov NTB Kebut Persiapan Jelang MotoGP Mandalika 2026

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal bersama Chairman Pertamina Grand Prix of Indonesia Troy Reza Warokka memberikan keterangan kepada awak media terkait hasil rapat koordinasi persiapan MotoGP Mandalika 2026--MGPA

Pemprov NTB akan menambah alokasi shuttle bus sebanyak 42 unit untuk mendukung pergerakan penonton menuju dan dari kawasan sirkuit.

Penambahan armada ini diharapkan bisa mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi sekaligus membantu mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar Mandalika.

Kondisi jalan juga menjadi perhatian. Pemerintah menargetkan perbaikan sejumlah jalan provinsi yang rusak dapat rampung paling lambat H-7 MotoGP.

Dengan begitu, pekerjaan perbaikan jalan diharapkan tidak mengganggu mobilitas warga maupun wisatawan saat arus kedatangan penonton mulai meningkat.

Harga Hotel di Ring 2 dan Ring 3 Ditata

Persoalan tarif hotel juga masuk dalam pembahasan. Pemprov NTB memastikan aturan yang sebelumnya menjadi dasar munculnya persoalan overpricing sudah dicabut.

Untuk MotoGP 2026, penataan harga akomodasi akan lebih difokuskan pada wilayah Ring 2 dan Ring 3.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal mengatakan, pencabutan Pergub Nomor 9 Tahun 2022 dilakukan setelah pemerintah mengevaluasinya bersama pelaku industri pariwisata.

BACA JUGA:Makin Diakui, GAC AION UT Raih Penghargaan 'Best Exterior Design – City Car' di Ajang TADA 2026

"Terkait Pergub Nomor 9 Tahun 2022, Pemerintah Provinsi NTB resmi mencabut Pergub tersebut untuk menata ulang tarif akomodasi secara lebih transparan," kata Iqbal.

Menurutnya, aturan tersebut sebelumnya dibuat untuk memberikan ruang bagi hotel dalam menyesuaikan harga ketika event internasional hanya digelar satu kali dalam setahun.

Namun, kondisi saat ini dinilai sudah berbeda sehingga aturan tersebut tidak lagi diperlukan.

"Justru supaya tidak dijadikan justifikasi untuk overpricing," tegasnya.

Penataan harga secara lebih menyeluruh akan kembali dievaluasi setelah MotoGP 2026 selesai. Hasil evaluasi itu nantinya menjadi bahan untuk menyiapkan kebijakan akomodasi pada penyelenggaraan tahun-tahun berikutnya, termasuk MotoGP 2027.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya