Mazda CX-6e Meluncur, Dijejali Fitur Otonom Canggih Bisa Putar Balik Sendiri

Mazda CX-6e Meluncur, Dijejali Fitur Otonom Canggih Bisa Putar Balik Sendiri

Mazda resmi meluncurkan Mazda CX-6e dengan pembaruan yang cukup signifikan--Yiche

Urusan kaki-kaki mengandalkan suspensi McPherson di depan dan multi-link di belakang. Varian yang lebih tinggi juga mendapat peredam dengan tingkat kekakuan yang dapat disesuaikan.

BACA JUGA:Hadir di BCA Expo Semarang 2026, Mazda Hadirkan Line Up Lengkap dan Tebar Promo Gede

BACA JUGA:Perkuat Pasar Jateng-DIY, Mazda Perkenalkan CX-5, CX-30 dan Mazda 6e di Solo

Interior Tak Lagi Minim Layar

Masuk ke kabin, CX-6e tampil cukup berbeda dibandingkan mobil Mazda pada umumnya.

Jika selama ini Mazda dikenal dengan interior yang relatif minim layar dan masih mempertahankan banyak tombol fisik, CX-6e justru tampil lebih modern.

Dashboard-nya dibekali layar infotainment berukuran 26,45 inci dengan resolusi 5K. Layar tersebut membentang dari bagian tengah hingga ke sisi penumpang depan.

Pengemudi juga mendapat head-up display atau HUD berukuran 50 inci. Bahkan, tersedia pilihan HUD dengan tampilan virtual hingga 100 inci.

CX-6e sendiri merupakan kendaraan energi baru atau NEV kedua Mazda untuk pasar China. Di negara tersebut, SUV ini dikenal dengan nama EZ-60.

Model ini menggunakan platform EPA1 milik Changan dan memiliki hubungan teknis yang cukup dekat dengan Deepal S07.

BACA JUGA:Mazda CX-5, CX-30, dan 6e Fastback Resmi Dipasarkan di Makassar, Segini Banderolnya

BACA JUGA:Mazda 6e, CX-5 dan CX-30 Mejeng di GIIAS Surabaya 2026, Intip Harga dan Promonya

Menariknya, Deepal S07 yang memakai platform sama juga sudah menawarkan sistem bantuan mengemudi Qiankun berbasis LiDAR dari Huawei pada varian tertingginya.

Sementara itu, Mazda belum memastikan apakah teknologi bantuan mengemudi berbasis LiDAR tersebut juga akan diterapkan pada sedan Mazda 6e atau EZ-6 di China.

Untuk harga, Mazda CX-6e dengan teknologi LiDAR dibanderol mulai 145.900 yuan atau sekitar Rp 389 jutaan.

Varian LiDAR ini mengalami kenaikan sekitar 12.000 yuan (Rp 32 jutaan) dibanding model sebelumnya, baik untuk versi EV maupun EREV. Sementara versi EV dibanderol sekitar 6.000 yuan (Rp 16 jutaan) lebih mahal dibandingkan EREV.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya