Gelar Clean Up The World ke-12, Suzuki Angkut Ratusan Kilogram Sampah di Pantai Belitung

Minggu 20-07-2025,14:34 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali menunjukkan komitmennya terhadap lingkungan lewat aksi global Clean Up the World yang digelar serentak di berbagai negara pada 12 Juli 2025.

Di Indonesia, kegiatan ini berlangsung di Pantai Pasir Panjang, Pulau Mendanau, Kabupaten Belitung, dengan mengusung tema “Ocean of Tomorrow: Universal Clean-up Day”.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan 60 tahun perjalanan Suzuki di industri maritim global.

Suzuki Indonesia menggandeng komunitas lokal, pelajar, anak-anak nelayan, hingga pemerintah daerah dalam aksi komprehensif yang meliputi edukasi lingkungan, pelepasliaran tukik, hingga pembersihan area pesisir dari sampah plastik.

BACA JUGA:Baru Meluncur, Suzuki Fronx Tuai Respons Positif dari Konsumen

BACA JUGA:Kenalan dengan Suzuki Fronx, SUV Bergaya Coupe yang Stylish dan Praktis untuk Mobilitas Modern

"Melalui Clean Up the World, kami mengajak masyarakat khususnya generasi muda untuk peduli pada ekosistem laut dan pantai sebagai bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Semoga langkah konsisten ini bisa membawa dampak lebih besar bagi lingkungan serta pariwisata Belitung," ujar Aceng Ulumudin, Department Head Suzuki Marine PT SIS.

Kegiatan dimulai dengan seremoni dan pelepasliaran tukik ke laut sebagai simbol komitmen terhadap pelestarian ekosistem pantai.

Peserta kemudian mengikuti sesi edukasi mengenai dampak polusi plastik terhadap laut, yang disampaikan dengan pendekatan interaktif agar mudah dipahami masyarakat berbagai usia.

Aksi bersih pantai pun menjadi momen utama, di mana lebih dari 400 kilogram sampah plastik berhasil dikumpulkan.

BACA JUGA:SUV Hybrid Bergaya Coupe Suzuki Fronx Mulai Diserahkan ke Konsumen Jabodetabek

BACA JUGA:Dari Persiapan hingga Jalan, Begini Cara Maksimalkan Efisiensi Suzuki Fronx

Jenis sampah yang paling banyak ditemukan adalah plastik sekali pakai, botol kemasan, dan styrofoam, sampah yang sering mencemari laut dan membahayakan biota.

Sebagai bentuk dukungan jangka panjang, Suzuki juga menyerahkan tempat sampah kapasitas 100 liter kepada sekolah dan pemerintah setempat sebagai upaya mendukung pengelolaan limbah kawasan wisata.

Lebih dari 150 peserta terlibat dalam kegiatan ini, termasuk Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Camat Selat Nasik, perangkat desa, masyarakat pesisir, pelajar, hingga perwakilan diler Suzuki.

Kategori :

Terpopuler