5. Hindari Kafein dan Minuman Bersoda
Minuman berkafein tinggi atau bersoda bisa mengganggu kenyamanan perut dan kualitas tidur. Sebaiknya pilih air putih atau jus segar untuk tetap terhidrasi.
BACA JUGA:Mercedes-Benz Trucks Rayakan 130 Tahun Inovasi di Retro Classics Stuttgart 2026
6. Atur Ritme Pekerjaan dan Power Nap
Bagi aktivitas siang hari menjadi ringan dan teratur. Jika perlu, lakukan power nap singkat 20–30 menit untuk mengembalikan energi tanpa mengganggu jadwal puasa.
7. Buka Kaca Mobil dan Peregangan Ringan
Saat mengemudi, sesekali buka kaca untuk sirkulasi udara. Lakukan peregangan ringan. Misal gerakkan leher, tegakkan tubuh, dan lakukan senam mata sambil mengecek spion.
BACA JUGA:Daihatsu Rocky Dinobatkan Jadi Crossover Paling Terjangkau di IIMS 2026
8. Jangan Paksakan Mengemudi Saat Mengantuk
Jika kantuk menyerang, berhentilah di rest area atau pom bensin. Tidur singkat 20–30 menit sudah cukup untuk menyegarkan tubuh. Hindari risiko microsleep yang bisa sangat berbahaya.
9. Mengemudi dengan Tenang dan Bijaksana
Puasa bisa menurunkan konsentrasi, terutama setelah jam 12 siang. Berkendara dengan tenang dan patuhi aturan lalu lintas untuk menjaga keselamatan diri dan orang lain.
BACA JUGA:Pangsa Pasar Tembus 39,9 Persen, Mitsubishi Fuso Raih Top Brand 100 Award 2026
10. Kendalikan Emosi di Jalan
Lapar dan kantuk bisa membuat emosi mudah terpancing. Tetap sabar dan jangan terprovokasi perilaku pengendara lain. Fokus pada keselamatan dan patuhi rambu-rambu lalu lintas.
Dengan tips ini, puasa tidak lagi menjadi penghalang untuk tetap aman, nyaman, dan produktif saat mengemudi. Prioritaskan istirahat, asupan seimbang, dan kontrol emosi agar perjalanan tetap lancar.