Sering Diabaikan, Komponen Kecil Ini Bisa Bikin Performa Mobil Bekas Turun Drastis Jika Bermasalah

Kamis 02-07-2026,08:27 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

Kalau ujung busi terlalu hitam dan berkerak, bisa jadi campuran bahan bakar terlalu kaya atau filter udara kotor. Sementara itu, busi yang basah oleh oli bisa menjadi tanda adanya masalah pada ruang bakar, seperti ring piston atau seal klep yang mulai aus.

Karena itu, pemeriksaan busi bukan cuma soal mengganti komponen kecil. Dari busi, Sobat juga bisa mendapat petunjuk awal apakah mesin mobil bekas masih sehat atau perlu pengecekan lebih lanjut.

BACA JUGA:Mau Berburu Mobil Listrik Baru? Yuk, Merapat ke Indomobil Expo 2026 Tangerang!

Kapan Busi Mobil Bekas Perlu Diganti?

Umumnya, busi standar punya usia pakai tertentu sesuai rekomendasi pabrikan. Namun pada mobil bekas, sebaiknya Sobat tidak hanya berpatokan pada jarak tempuh. Riwayat pemakaian dan kondisi nyata komponen juga perlu diperhatikan.

Kalau Sobat baru membeli mobil bekas dan tidak tahu kapan terakhir busi diganti, lebih aman melakukan pengecekan di bengkel terpercaya. Jika kondisi busi sudah aus, celah elektroda melebar, atau percikan api mulai lemah, sebaiknya langsung diganti.

Harga busi memang bervariasi tergantung jenis dan spesifikasi mobil. Tapi dibanding risiko mesin brebet, boros BBM, atau performa turun, mengganti busi jelas termasuk perawatan yang cukup hemat dan masuk akal.

BACA JUGA:Mobil Jarang Dipakai Bukan Berarti Aman, Aki Bisa Tekor Diam-diam Kalau Perawatan Ini Diabaikan

Jangan Asal Pakai Busi, Sesuaikan dengan Spesifikasi Mobil

Satu hal yang tidak kalah penting, Sobat jangan asal memilih busi. Setiap mesin mobil punya kebutuhan busi yang berbeda, mulai dari ukuran ulir, heat range, hingga jenis material elektroda.

Menggunakan busi yang tidak sesuai spesifikasi bisa membuat performa mesin tidak optimal. Bahkan dalam kondisi tertentu, busi yang salah bisa memicu knocking, mesin cepat panas, atau pembakaran tidak stabil.

Kalau ingin upgrade ke busi iridium atau jenis lain, pastikan tetap sesuai rekomendasi pabrikan. Jangan hanya tergiur klaim tenaga naik, tapi mengabaikan kecocokan dengan karakter mesin mobil

Kategori :