Toyota Gandeng Universitas Udayana, Bekali Mahasiswa dengan Lean Manufacturing

Sabtu 25-07-2026,22:31 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

OTOMOTIFXTRA.COM -- PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) terus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri manufaktur.

Kali ini, Toyota menyambangi Universitas Udayana, Bali, untuk mengajak mahasiswa mengenal cara berpikir yang biasa diterapkan langsung di lingkungan pabrik.

Program pembelajaran berbasis industri tersebut digelar pada Kamis (23/7/2026). Kegiatannya tidak hanya diisi dengan kuliah umum, tetapi juga praktik melalui Lean Manufacturing Laboratory milik Fakultas Teknik Universitas Udayana.

Lewat program ini, mahasiswa diajak memahami bahwa bekerja di dunia industri tidak cukup hanya mengandalkan teori. Mereka juga perlu memiliki pola pikir sistematis, mampu membaca persoalan, dan berani mencari akar masalah berdasarkan fakta di lapangan.

BACA JUGA:Gandeng Repsol, Toyota-BMW Mulai Uji Bahan Bakar Sintetis

Bukan Cuma Belajar Cara Membuat Mobil

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menjelaskan bahwa keberhasilan Toyota selama puluhan tahun bukan hanya ditopang teknologi canggih maupun proses produksi yang efisien.

Menurutnya, budaya kerja dan nilai-nilai yang dijalankan oleh setiap orang di dalam perusahaan turut memegang peran penting. Nilai tersebut mencakup integritas, inovasi, rasa memiliki, kerja sama, serta keberanian menyampaikan masalah sejak awal.

Toyota mengenal prinsip tersebut dengan istilah Bad News First. Jadi, masalah tidak boleh disembunyikan atau baru disampaikan ketika kondisinya sudah telanjur membesar.

Bagi Toyota, melaporkan persoalan lebih awal bukan berarti menunjukkan kelemahan. Justru langkah tersebut dibutuhkan agar penyebab masalah bisa segera ditemukan dan solusi dapat disiapkan lebih cepat.

Nilai semacam ini dinilai relevan untuk diterapkan mahasiswa, baik selama menjalani perkuliahan maupun ketika nanti mulai masuk ke lingkungan profesional.

BACA JUGA:Keliling Enam Provinsi, Toyota Veloz Hybrid EV Tuntaskan Perjalanan 6.500 Km

TPS Jadi Cara Berpikir, Bukan Sekadar Sistem Produksi

Salah satu materi utama yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah Toyota Production System atau TPS. Meski identik dengan proses produksi kendaraan, TPS sebenarnya memiliki cakupan yang lebih luas.

Nandi menyebut TPS sebagai cara berpikir dan cara bekerja. Setiap orang didorong untuk tidak langsung puas setelah menemukan solusi sementara, melainkan terus menggali penyebab utama dari persoalan yang muncul.

“TPS bukan sekadar sistem produksi yang lahir dari Toyota. Bagi kami, TPS adalah cara berpikir dan cara bekerja,” ujar Nandi.

Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa dibiasakan mengambil keputusan berdasarkan fakta, bukan asumsi. Mereka juga diajak melakukan perbaikan kecil secara konsisten agar proses yang dijalankan terus berkembang.

Kategori :