Mobil Hybrid vs Bensin, Mana yang Pajak Tahunannya Lebih Bersahabat?

Mobil Hybrid vs Bensin, Mana yang Pajak Tahunannya Lebih Bersahabat?

Bingung pilih mobil hybrid atau bensin? Yuk, cek dulu pajak tahunannya--Dok

OTOMOTIFXTRA.COM -- Tiap kali nongkrong di bengkel atau tempat kopi, obrolan soal mau minang mobil baru pasti gak jauh-jauh dari debat antara mobil hybrid vs bensin konvensional.

Selain adu irit bahan bakar dan teknologi, ada satu hal krusial yang sering kelupaan pas lagi asyik liat brosur di dealer: apa lagi kalau bukan pajak tahunan alias PKB (Pajak Kendaraan Bermotor).

Banyak anggapan di kalangan anak mobil kalau mobil hybrid itu otomatis pajaknya murah banget karena dapet status mobil ramah lingkungan atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

Eits, tunggu dulu Sob! Kenyataannya di lapangan gak sesimpel itu. Skema pajak di Indonesia punya hitung-hitungan sendiri yang wajib Sobat pahami biar gak kaget pas dapet tagihan STNK nanti.

BACA JUGA:Bukan Cuma Debu, Ini Biang Kerok Kaca Mobil Jadi Kusam dan Buram

Adu Skema Pajak: Mengapa Mobil Hybrid Gak Selalu Lebih Murah?

Pemerintah kita emang lagi gencar ngasih insentif berupa pemotongan PPnBM buat mobil-mobil berteknologi ramah lingkungan. Tapi inget ya Sob, insentif PPnBM itu efeknya lebih berasa ke harga modal atau harga jual mobil pas pertama kali Sobat beli di dealer, bukan langsung motong pajak tahunan loh.

Besaran PKB tahunan itu dasarnya dihitung dari NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor) ditambah bobot kendaraan. Nah, karena teknologi hybrid itu pake dua mesin (mesin bensin + motor listrik beserta baterai), otomatis harga belinya cenderung lebih tinggi dibanding versi bensin murni.

Efek domino-nya, nilai NJKB mobil hybrid bisa lebih tinggi, yang bikin nominal pajaknya malah mirip atau bahkan bisa lebih mahal dari mobil bensin biasa dengan kelas yang sama. Jadi, jangan langsung kemakan bualan sales ya Sob!

BACA JUGA:Mobil Jarang Dipakai Tetap Butuh Perawatan, Ini Komponen yang Wajib Diperhatikan

Biar Gak Bingung, Begini Rumus Gampang Hitung Pajak Mobil

Biar Sobat punya gambaran dan gak dikira awam pas lagi diskusi di forum mobil, skema hitungan pajak kendaraan itu ada polanya. Tiap daerah punya regulasi tarif yang agak beda, tapi secara garis besar rumusnya kayak begini:

Rumus Dasar: PKB = NJKB × Tarif Pajak Daerah

Misalkan Sobat naksir mobil dengan nilai NJKB sebesar Rp200.000.000, dan tarif pajak wilayah Sobat berada di angka 1%. Maka kalkulasinya:

  • PKB Pokok: Rp200.000.000 × 1% = Rp2.000.000
  • Biaya Tambahan: SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) + Biaya Administrasi (sekitar Rp143.000 - Rp200.000-an).

Jadi total kocek yang harus Sobat rogoh tiap tahunnya berkisar di angka Rp2,2 jutaan. Angka ini bakal berubah tergantung seberapa mewah mobil yang Sobat pinang dan status kepemilikan mobil (apakah kena pajak progresif atau gak).

BACA JUGA:500 Pelajar Tangsel Dapat Edukasi #Cari_Aman, Wahana Honda Ingatkan Pentingnya Tertib di Jalan

Tips Jitu Cek Pajak Akurat Sebelum Deal di Dealer

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya