Jangan Cuma Lihat Kilometer, Ini Bagian Penting Mobil Bekas yang Wajib Dicek Sebelum Dibeli
Tips cek mobil bekas sebelum dibeli, mulai mesin, kaki-kaki, bodi, interior, dokumen, hingga riwayat servis agar tak salah pilih--Dok
Kaki-kaki sering luput dari perhatian karena posisinya tidak langsung terlihat. Padahal bagian ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan keamanan berkendara. Saat test drive, coba rasakan apakah mobil berjalan lurus atau justru menarik ke salah satu sisi.
Dengarkan juga apakah ada bunyi gluduk-gluduk saat melewati jalan bergelombang. Bunyi seperti itu bisa mengarah ke masalah pada shockbreaker, bushing, tie rod, ball joint, atau komponen suspensi lainnya.
4. Cek Bodi dan Rangka, Jangan Cuma Lihat Cat Kinclong
Tampilan luar yang mengilap memang bikin mobil bekas terlihat menggoda. Tapi Sobat tetap harus teliti melihat kondisi bodi. Periksa celah antar panel, warna cat yang belang, bekas dempul, atau bagian yang tampak tidak simetris.
Bagian rangka juga penting untuk dicek, terutama di area kap mesin, pilar, lantai bagasi, dan ruang roda. Jika ada bekas las, lipatan tidak wajar, atau karat parah, mobil tersebut bisa saja pernah mengalami tabrakan cukup berat atau pernah terendam banjir.
BACA JUGA:Mau Berburu Mobil Listrik Baru? Yuk, Merapat ke Indomobil Expo 2026 Tangerang!
5. Periksa Interior dan Fitur Elektrikal
Masuk ke kabin, cek kondisi jok, plafon, dashboard, karpet, dan panel pintu. Bau apek yang kuat bisa menjadi tanda mobil pernah lembap atau bahkan pernah terkena banjir.
Jangan lupa tes semua fitur elektrikal, mulai dari power window, AC, head unit, lampu-lampu, wiper, central lock, kamera mundur, sensor parkir, sampai indikator di panel instrumen. Fitur kecil yang rusak memang terlihat sepele, tapi kalau banyak yang bermasalah, biaya perbaikannya bisa bikin kantong menjerit.
6. Cek Riwayat Servis dan Dokumen Kendaraan
Riwayat servis bisa membantu Sobat mengetahui bagaimana mobil tersebut dirawat oleh pemilik sebelumnya. Mobil dengan catatan servis lengkap biasanya lebih meyakinkan karena perawatan berkala tercatat jelas.
Selain itu, pastikan dokumen kendaraan lengkap dan sesuai. Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan STNK serta BPKB. Jangan tergiur harga murah kalau dokumen bermasalah, karena urusannya bisa panjang di kemudian hari.
BACA JUGA:Mobil Jarang Dipakai Bukan Berarti Aman, Aki Bisa Tekor Diam-diam Kalau Perawatan Ini Diabaikan
Test Drive Itu Wajib, Jangan Cuma Lihat dari Foto
Sebelum membeli mobil bekas, Sobat wajib melakukan test drive. Dari sini, banyak hal bisa dirasakan langsung, mulai dari respons mesin, kondisi rem, transmisi, suspensi, setir, sampai kenyamanan kabin.
Coba bawa mobil melewati jalan halus, jalan agak bergelombang, dan area yang memungkinkan untuk melakukan pengereman. Dengan begitu, Sobat bisa menilai apakah mobil terasa normal atau ada gejala yang mencurigakan.
Lebih Aman Ajak Mekanik atau Gunakan Jasa Inspeksi
Kalau Sobat masih awam soal teknis mobil, tidak ada salahnya mengajak mekanik terpercaya. Bahkan sekarang sudah banyak jasa inspeksi mobil bekas yang bisa membantu mengecek kondisi kendaraan secara lebih detail.
Biaya inspeksi memang menambah pengeluaran di awal, tapi jauh lebih aman dibanding harus menanggung kerusakan besar setelah mobil dibeli. Anggap saja ini sebagai langkah proteksi sebelum mengambil keputusan
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
