Mobil Sering Overheat Padahal Radiator Normal, Ini Biang Keroknya

Mobil Sering Overheat Padahal Radiator Normal, Ini Biang Keroknya

Mobil sering overheat padahal radiator normal? Kenali penyebab tersembunyi dari thermostat, kipas, water pump, sensor, hingga gasket mesin bermasalah.--Ist

OTOMOTIFXTRA.COM -- Mobil overheat sering kali langsung dikaitkan dengan radiator. Padahal, radiator yang masih bersih, tidak bocor, dan terisi coolant belum tentu menandakan sistem pendinginan bekerja dengan baik.

Pasalnya, sistem pendinginan mesin terdiri dari sejumlah komponen yang saling terhubung. Kalau salah satunya bermasalah, suhu mesin tetap bisa melonjak, terutama saat mobil terjebak macet, melewati tanjakan, atau dipakai menempuh perjalanan jauh.

Jadi, kalau mobil Sobat sering overheat meski radiator terlihat normal, jangan buru-buru mengganti radiator. Bisa jadi sumber masalahnya berasal dari komponen lain yang jarang diperiksa.

Radiator Bagus Belum Tentu Sistem Pendinginan Sehat

Coolant harus terus bersirkulasi dari mesin menuju radiator, lalu kembali lagi untuk menyerap panas. Proses ini dibantu oleh thermostat, water pump, kipas radiator, selang, sensor suhu, hingga tutup radiator.

Artinya, radiator yang masih dalam kondisi bagus tidak akan bekerja maksimal apabila aliran coolant tersendat atau panas gagal dibuang ke udara. Karena itu, pemeriksaan mobil overheat sebaiknya dilakukan pada seluruh bagian sistem pendinginan.

BACA JUGA:Jarum Temperatur Mobil Bekas Naik Turun Tidak Normal, Coba Cek Komponen Ini

Penyebab Mobil Overheat Meski Radiator Normal

1. Thermostat Macet

Thermostat bertugas mengatur aliran coolant menuju radiator. Ketika mesin masih dingin, thermostat akan menutup agar mesin lebih cepat mencapai suhu kerja. Setelah temperatur meningkat, komponen tersebut akan terbuka dan mengalirkan coolant ke radiator.

Masalah muncul ketika thermostat macet dalam posisi tertutup. Coolant panas akan tertahan di dalam mesin sehingga suhu terus meningkat meskipun radiator tidak bocor.

Gejalanya biasanya berupa mesin yang cepat panas beberapa menit setelah dinyalakan. Pada kondisi tertentu, bagian radiator atau salah satu selang juga terasa lebih dingin karena coolant tidak mengalir dengan normal.

2. Kipas Radiator Tidak Bekerja

Kipas radiator membantu membuang panas dengan mengalirkan udara melewati kisi-kisi radiator. Perannya sangat terasa ketika mobil berhenti atau berjalan pelan di tengah kemacetan.

Kalau kipas tidak menyala, panas dari coolant akan sulit dilepaskan. Kerusakannya tidak selalu berasal dari motor kipas, tetapi bisa juga disebabkan sekring putus, relay rusak, soket longgar, kabel bermasalah, atau sensor suhu error.

Ciri yang paling mudah dikenali, mobil cenderung overheat saat macet. Namun, suhu kembali turun ketika kendaraan melaju di jalan yang lancar karena radiator mendapatkan aliran udara dari depan.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya