Masih Banyak yang Keliru, Begini Teknik Engine Brake Mobil Matik dan Manual yang Tepat

Masih Banyak yang Keliru, Begini Teknik Engine Brake Mobil Matik dan Manual yang Tepat

Masih bingung memakai engine brake? Simak teknik engine brake mobil matik dan manual yang tepat agar laju terkontrol dan rem tak cepat panas berlebih.--Suzuki

Engine brake tetap harus digunakan bersama pedal rem. Pengemudi perlu menyesuaikan pengereman dengan kondisi jalan, kecepatan kendaraan, dan jarak aman dengan mobil di depan.

Menginjak pedal rem juga membuat lampu rem menyala. Dengan begitu, pengendara di belakang mengetahui bahwa mobil sedang mengurangi kecepatan.

Jika hanya mengandalkan engine brake, lampu rem umumnya tidak menyala meskipun kecepatan kendaraan berkurang. Hal ini bisa membuat pengendara di belakang terlambat bereaksi.

Pada jalan licin, hindari menurunkan gigi secara agresif. Lakukan semua perpindahan dengan halus agar roda tetap mendapatkan traksi dan mobil tidak kehilangan kestabilan.

BACA JUGA:Chery Bikin Suasana Diler Lebih Seru Lewat Kampanye Bertema Sepak Bola

Apakah Engine Brake Bisa Merusak Mesin?

Engine brake pada dasarnya aman digunakan selama gigi yang dipilih sesuai dengan kecepatan mobil dan putaran mesin masih berada dalam batas normal.

Masalah biasanya terjadi ketika pengemudi menurunkan gigi terlalu rendah saat mobil masih melaju kencang. Putaran mesin dapat melonjak drastis, mobil menghentak, serta komponen kopling dan transmisi menerima beban tambahan.

Jadi, bukan engine brake yang merusak mesin, melainkan cara penggunaannya yang kurang tepat.

Sebelum memasuki turunan panjang, sebaiknya Sobat sudah memilih posisi gigi yang sesuai. Gunakan engine brake secara halus, bertahap, dan tetap kombinasikan dengan pedal rem agar laju mobil lebih mudah dikendalikan.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya