Dorong Logistik Rendah Karbon, Kalista dan Toyota Tsusho Lakukan Uji Coba Truk Kontainer Listrik

Selasa 24-02-2026,13:20 WIB
Reporter : Alvin Septian
Editor : Alvin Septian

JAKARTA, OTOMOTIFXTRA.COM -- Langkah elektrifikasi tak lagi berhenti di mobil penumpang. Kali ini, sektor logistik mulai serius beralih ke kendaraan listrik lewat uji coba truk kontainer EV yang digagas Kalista bersama Toyota Tsusho Indonesia.

Sebagai penyedia ekosistem kendaraan listrik komersial, Kalista berkolaborasi dengan Toyota Tsusho Indonesia dan Nusatama untuk menguji performa Heavy Duty Electric Vehicle (EV) di rute nyata.

Truk listrik ini nantinya digunakan untuk operasional logistik Toyota Tsusho Indonesia dan dijalankan oleh Ray Cargo sebagai mitra forwarder rendah karbon.

Adapun uji coba dimulai 23 Februari 2026 dan berlangsung sekitar tiga minggu. Rutenya cukup menantang, dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Toyota Tsusho Logistic Center di Cikarang. Jalur ini dipilih untuk melihat langsung performa truk listrik dalam aktivitas distribusi harian.

BACA JUGA:Wuling dan Kalista Bersinergi Dorong Logistik Ramah Lingkungan Lewat Mitra EV

Sepanjang pengujian, tim akan mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari efisiensi energi, daya tahan baterai, hingga kontribusinya dalam menekan emisi karbon, khususnya Scope 3 yang menjadi perhatian di sektor logistik.

Direktur Toyota Tsusho Indonesia, Aldriani Meliala, menyebut uji coba ini sebagai langkah konkret menuju transportasi angkutan hijau.

Menurutnya, truk kontainer listrik punya peluang besar untuk diimplementasikan dalam operasional logistik sehari-hari sekaligus mendorong inovasi di sektor distribusi yang lebih berkelanjutan.

“Kontainer EV dapat diimplementasikan secara efektif dalam operasional logistik harian, sekaligus mendorong inovasi dan keterlibatan di sektor logistik menuju masa depan yang berkelanjutan dalam upaya mengurangi emisi Scope 3,” katanya.

BACA JUGA:Gandeng Sumber Alam, Kalista Resmi Mulai Uji Coba Bus Listrik Rute Jakarta – Yogyakarta

Senada dengan itu, Direktur Utama Kalista, Albert Aulia Ilyas, menilai kolaborasi ini menjadi momentum penting untuk mempercepat adopsi truk listrik di Indonesia.

Ia menegaskan, program uji coba ini merupakan solusi end-to-end yang memungkinkan pelanggan menilai langsung performa unit di rute operasional sebenarnya.

Adapun unit yang diuji adalah Beiben V3 Tractor Head 6x4. Truk ini dibekali baterai berkapasitas 423 kWh dengan jarak tempuh hingga 200 kilometer dan kemampuan angkut mencapai 100 ton. Spesifikasi tersebut membuatnya masuk kategori heavy duty yang siap kerja keras.

Untuk mendukung operasional, truk akan melakukan satu kali pengisian daya di fasilitas DC charger 320 kWh milik Nusatama yang berada di depot Narogong. Infrastruktur ini menjadi bagian penting dari ekosistem kendaraan listrik komersial yang tengah dibangun.

Menariknya, pemantauan performa kendaraan juga terintegrasi dengan K-Move, sistem IoT milik Kalista. Lewat sistem ini, kinerja unit bisa dipantau secara real-time guna memastikan efisiensi operasional tetap optimal.

Kategori :