Bukan Cuma Aki Soak, Ini Penyebab Lain Motor Matic Tidak Bisa Distarter

Bukan Cuma Aki Soak, Ini Penyebab Lain Motor Matic Tidak Bisa Distarter

Meski bukan satu-satunya penyebab, aki tetap menjadi faktor utama yang tidak boleh diabaikan. Aki bertugas memberikan suplai listrik ke sistem pengapian, lampu-lampu, dan motor starter--Istimewa

OTOMOTIFXTRA.COM -- Banyak pemilik motor matic yang langsung menuduh aki sebagai biang keladi saat mesin motor kesayangannya tiba-tiba tidak bisa distarter.

Hal ini wajar, mengingat aki adalah sumber tenaga. Tapi jangan buru-buru ganti aki baru, Sob! Ada beberapa komponen lain yang jika bermasalah, efeknya bakal sama persis dengan aki soak.

Lantas, apa saja faktor yang membuat sistem starter skutik jadi ngadat? Nah, agar tidak salah vonis dan buang-buang uang, yuk kenali beberapa penyebabnya.

1. Masalah pada Switch Rem dan Sensor Standar Samping

Seringkali masalahnya bukan pada mesin, melainkan pada fitur keamanan. Motor matic modern dilengkapi dengan safety switch pada tuas rem dan standar samping. Jika Sobat sudah menekan tombol starter tapi tidak ada respons, coba cek lampu rem belakang.

BACA JUGA:Syarat, Prosedur, dan Estimasi Biaya Ganti Plat Motor 5 Tahunan: Wajib Tahu Biar Enggak Ribet di Samsat!

Jika lampu rem tidak menyala saat tuas ditekan, berarti switch rem sedang bermasalah, entah karena kotor atau sudah aus.

Selain itu, sensor standar samping (Side Stand Switch) yang terkena lumpur atau air juga bisa memutus arus kelistrikan secara otomatis. Jadi, pastikan kedua komponen kecil ini bersih dan berfungsi normal sebelum mengecek bagian lain.

2. Dinamo Starter Mulai Lemah atau Carbon Brush Aus

Penyebab kedua adalah kerusakan pada unit dinamo starter itu sendiri. Tugas dinamo adalah memutar mesin saat awal dinyalakan. Seiring bertambahnya usia motor, komponen internal seperti carbon brush (sikat) akan menipis.

Tanda khas jika dinamo bermasalah adalah munculnya suara "cetek-cetek" dari area bendik starter, namun mesin tidak mau berputar sama sekali.

Jika Sobat mengalami gejala ini meskipun kondisi aki masih normal, itu tandanya dinamo starter perlu diservis atau dibersihkan dari tumpukan debu karbon di dalamnya.

BACA JUGA:Makin Agresif! LEPAS Resmikan Dealer Keempat di Pluit, Fasilitasnya Lengkap

3. Gangguan pada Sistem Pengapian dan Kondisi Busi

Banyak yang lupa bahwa starter hanya bertugas memutar mesin, sedangkan yang membuat mesin hidup adalah ledakan di ruang bakar. Ledakan ini membutuhkan percikan api yang kuat dari busi.

Jika busi sudah terlalu kotor, penuh kerak karbon, atau elektrodanya sudah aus, maka api yang dihasilkan akan kecil atau bahkan tidak ada sama sekali.

Akibatnya, meski suara starter terdengar kuat, mesin tetap tidak kunjung menyala. Makanya,  jangan sepelekan perawatan busi Sob. Idealnya komponen ini dicek setiap 4.000 km dan diganti setiap 8.000 km.

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya