Mobil Jarang Dipakai Bukan Berarti Aman, Aki Bisa Tekor Diam-diam Kalau Perawatan Ini Diabaikan
Mobil jarang dipakai tetap bisa bikin aki tekor diam-diam. Cek penyebab, tanda aki lemah, dan tips perawatannya agar mobil siap dipakai kapan saja.--Dok
Ketiga, kalau mobil akan ditinggal lama, pertimbangkan untuk melepas kabel terminal negatif aki. Cara ini bisa membantu mengurangi risiko daya aki terkuras oleh komponen elektronik yang tetap aktif. Namun, Sobat juga perlu tahu bahwa beberapa pengaturan elektronik mobil bisa reset setelah aki dilepas.
BACA JUGA:Belum Ada Sepekan Dibuka, Pre-Booking DFSK E5 Plus Tembus di Angka Segini
Gunakan Charger Aki Kalau Mobil Lama Tidak Dipakai
Buat Sobat yang punya mobil cadangan atau kendaraan yang hanya dipakai sesekali, charger aki atau battery maintainer bisa jadi solusi praktis. Alat ini membantu menjaga tegangan aki tetap stabil tanpa membuatnya overcharge.
Battery maintainer cocok untuk mobil yang disimpan lama, misalnya mobil koleksi, mobil hobi, atau kendaraan yang jarang keluar rumah. Dengan alat ini, aki bisa lebih awet dan mobil tetap siap dipakai saat dibutuhkan.
Jangan Abaikan Usia Pakai Aki
Selain faktor pemakaian, usia aki juga perlu diperhatikan. Umumnya, aki mobil punya masa pakai sekitar dua sampai tiga tahun, tergantung kualitas aki, kondisi kelistrikan, dan kebiasaan penggunaan. Kalau aki sudah tua, risiko tekor akan lebih besar meski mobil dirawat dengan baik.
Makanya, jangan tunggu mobil mogok dulu baru cek aki. Pemeriksaan rutin di bengkel bisa membantu Sobat mengetahui kondisi tegangan aki dan sistem pengisian. Kalau aki sudah mulai lemah, penggantian lebih awal bisa mencegah masalah di jalan.
Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-
