Jangan Tunggu Pecah, Begini Ciri Selang Radiator Mobil yang Sudah Wajib Diganti

Jangan Tunggu Pecah, Begini Ciri Selang Radiator Mobil yang Sudah Wajib Diganti

Kenali ciri selang radiator mobil yang wajib diganti, dari retak, mengeras, menggembung, serta rembes agar mesin terhindar overheat selama perjalanan.--MC Group

OTOMOTIFXTRA.COM -- Selang radiator mobil memang terlihat seperti komponen sederhana, Sob. Bentuknya cuma berupa selang karet yang menghubungkan radiator dengan mesin. Namun, perannya sangat penting karena menjadi jalur sirkulasi cairan pendingin atau coolant agar suhu mesin tetap stabil.

Masalahnya, selang radiator terus berhadapan dengan suhu tinggi dan tekanan dari sistem pendingin. Seiring usia pemakaian, material karetnya bisa mengeras, retak, menggembung, bahkan bocor secara tiba-tiba.

Kalau selang sampai pecah saat mobil sedang digunakan, cairan radiator dapat keluar dengan cepat. Akibatnya, mesin berisiko mengalami overheat dan biaya perbaikannya bisa jauh lebih mahal. Karena itu, jangan menunggu selang radiator benar-benar jebol sebelum diganti.

Selang Radiator Terlihat Retak

Ciri selang radiator mobil yang wajib diganti paling mudah dikenali dari munculnya retakan pada permukaan karet. Retakan biasanya terlihat di area tekukan, dekat sambungan, atau bagian yang terkena panas mesin secara langsung.

Awalnya mungkin hanya berupa garis-garis kecil yang dianggap sepele. Namun, retakan tersebut dapat melebar ketika selang menerima tekanan tinggi saat suhu mesin meningkat.

Sobat bisa memeriksa kondisi selang saat mesin benar-benar dingin. Perhatikan seluruh permukaannya, termasuk bagian bawah yang sering luput dari pandangan. Bila sudah terlihat pecah-pecah atau retak, sebaiknya segera lakukan penggantian.

BACA JUGA:8 Rekomendasi MPV Bekas untuk Keluarga di Tahun 2026: Mesin Bandel, Kabin Luas, dan Harga Masih Masuk Akal!

Tekstur Selang Mulai Keras dan Kaku

Selang radiator yang masih sehat biasanya terasa cukup lentur ketika ditekan menggunakan tangan. Sebaliknya, selang yang sudah termakan usia akan terasa keras, kaku, dan kehilangan elastisitasnya.

Kondisi tersebut menandakan material karet mulai mengalami penurunan kualitas akibat paparan panas dalam waktu lama. Selang yang terlalu keras lebih mudah retak ketika terkena getaran mesin atau perubahan tekanan di dalam sistem pendingin.

Namun, jangan memeriksa selang ketika mesin masih panas, Sob. Selain berbahaya, tekanan di dalam sistem pendingin juga masih tinggi. Tunggu sampai mesin benar-benar dingin sebelum melakukan pemeriksaan.

BACA JUGA:Toyota Buka Waste Station di Balai Kota DKI Jakarta, Ajak Warga Ubah Sampah Jadi Lebih Bernilai

Ada Bagian yang Menggembung

Selain mengeras, selang radiator yang rusak juga bisa mengalami penggembungan. Bentuknya terlihat tidak rata karena ada bagian tertentu yang membesar seperti balon.

Penggembungan biasanya terjadi karena lapisan penguat di dalam selang sudah melemah. Tekanan cairan pendingin kemudian mendorong bagian tersebut keluar. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena selang bisa pecah kapan saja, terutama saat mobil digunakan dalam perjalanan jauh atau terjebak kemacetan.

Bila Sobat menemukan tonjolan pada selang, jangan mencoba menambalnya. Solusi paling aman adalah mengganti selang dengan komponen baru yang sesuai spesifikasi mobil.

Muncul Rembesan Coolant di Sekitar Sambungan

Temukan konten otomotifxtra.com menarik lainnya di Google News

Tag
Share
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
jakartaautoweek